Sinergi Keummatan, DPD dan Fraksi PKS Kota Malang Sowan ke PCNU untuk Jaga Kondusivitas

Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) bersama Fraksi PKS DPRD Kota Malang melaksanakan kunjungan silaturahmi resmi ke Pengurus Cabang Nahdlatul Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Malang pada Jumat (16/10/2026).

MALANG, BERITAKATA.id – Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) bersama Fraksi PKS DPRD Kota Malang melaksanakan kunjungan silaturahmi resmi ke Pengurus Cabang Nahdlatul Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Malang pada Jumat (16/10/2026) lalu. Pertemuan ini bertujuan mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat komunikasi lintas lembaga, serta menyamakan persepsi dalam menjaga kemaslahatan dan kerukunan masyarakat Kota Malang.

Hadir pula mendampingi Ketua DPD PKS dalam kunjungan tersebut jajaran pengurus inti, di antaranya Ketua MPD PKS Kota Malang Ernanto Djoko Purnomo, Sekretaris DPD PKS M. Hasan, Wakil Ketua DPRD Kota Malang Trio Agus Purwono, Ketua Fraksi PKS Asmualik, serta sejumlah anggota Fraksi PKS DPRD Kota Malang. Rangkaian silaturahmi ini diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata bagi kemaslahatan warga Kota Malang secara berkelanjutan.

Rombongan PKS disambut dengan penuh kehangatan oleh jajaran Syuriah PCNU Kota Malang, yang dihadiri langsung oleh Wakil Rais Prof. Dr. KH. Kasuwi Saiban, M.Ag., serta Ketua PCNU Kota Malang Dr. KH. Isroqunnajah, M.Ag. (Gus Is). Suasana keakraban mendominasi pertemuan tersebut, yang juga menjadi momentum strategis bagi pengurus baru PKS untuk memperkenalkan diri dan membangun ruang komunikasi yang lebih intensif ke depan.

Ketua DPD PKS Kota Malang, M. Syaiful Ali Fatah, menjelaskan bahwa kunjungan ini didasari oleh komitmen PKS untuk merajut silaturahmi secara komprehensif dengan berbagai elemen keagamaan di Kota Malang.

“Secara khusus, DPD dan Fraksi PKS memang belum pernah bersilaturahmi secara resmi ke PCNU. Adapun ke ormas Islam lainnya, seperti Muhammadiyah, sudah pernah kami kunjungi pada periode lalu,” ujar M. Syaiful Ali Fatah saat dikonfirmasi pada Senin (19/10/2026).

Ketika disinggung apakah kunjungan ini nantinya akan diperluas ke ormas lintas agama lain, Syaiful mengatakan bahwa prioritas utama saat ini memang difokuskan pada ormas Islam, meskipun pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk menjalin silaturahmi serupa dengan ormas keagamaan lainnya di kemudian hari.

Meskipun kunjungan ini berfokus pada penguatan ukhuwah keummatan, diskusi yang terbangun turut menyentuh berbagai persoalan sosial yang tengah berkembang hangat di tengah masyarakat Kota Malang. Topik utama yang menjadi perhatian bersama meliputi maraknya pendirian toko minuman keras di sekitar kawasan sarana ibadah dan lembaga pendidikan, serta dinamika perilaku sosial menyimpang seperti LGBTQ+.

Menanggapi hal tersebut, M. Syaiful Ali Fatah menegaskan bahwa agenda silaturahmi ini tidak dirancang secara khusus untuk membahas revisi peraturan daerah (perda). Namun, situasi di lapangan menuntut adanya perhatian kolektif.

“Kunjungan ini murni untuk memperkuat ukhuwah dan sinergi keummatan. Tidak ada kaitan langsung dengan rencana revisi Perda pengendalian miras atau ketertiban umum, meski kebetulan kita membahas situasi yang hangat saat ini, yakni maraknya toko minuman keras baru dan dinamika LGBTQ+ di lapangan,” jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut, jajaran PCNU Kota Malang memberikan respon positif serta masukan konstruktif. Menurutnya, PCNU Kota Malang menyatakan dukungan terhadap penguatan pertimbangan penanganan masalah sosial, termasuk dorongan untuk melakukan evaluasi dan revisi terhadap regulasi pengendalian minuman beralkohol agar lebih ketat dan melindungi generasi muda.

PKS juga menegaskan pandangannya bahwa penyelesaian masalah keummatan tidak bisa hanya dibebankan kepada lembaga legislatif di DPRD saja, melainkan membutuhkan dukungan moral serta peran aktif dari para ulama dan tokoh agama.

“Persoalan umat yang kompleks tidak bisa diselesaikan hanya oleh DPRD saja tanpa adanya dukungan dan peran aktif dari para tokoh agama serta ulama. Kami sangat setuju dan bersyukur atas respon positif dari PCNU yang menguatkan pertimbangan untuk merevisi Perda pengendalian miras serta komitmen sinergi bersama,” tegas Syaiful.

Sebagai bentuk tindak lanjut dari pertemuan ini, PKS berharap mendapat dukungan penguatan komunikasi langsung dari unsur pimpinan PCNU kepada kepala daerah (Walikota Malang), maupun melalui sinergi bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI). (NP/ FAS)

Reporter: Nugraha Perdana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *