MALANG, BERITAKATA.id – Arema FC menaklukkan Deltras Sidoarjo dengan skor 2-0 dalam pertandingan uji coba bertajuk latihan bersama di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, pada Rabu (26/8/2026) sore. Laga ini menjadi persiapan skuad Singo Edan sebelum mengarungi kompetisi Super League 2026/2027 yang akan bergulir pada 4 September mendatang.
Dua gol kemenangan Arema FC seluruhnya tercipta pada babak kedua melalui aksi Johan Ahmat Farizi dan Hamzah Titofani. Sebelum memastikan kemenangan, Arema FC sempat kesulitan menembus rapatnya pertahanan Deltras Sidoarjo di sepanjang paruh pertama pertandingan.
Tim tamu menerapkan strategi pertahanan low block atau bertahan total, yang sukses meredam serangan Arema FC dan memaksa babak pertama berakhir dengan skor kacamata 0-0. Kebuntuan baru berhasil dipecahkan setelah jajaran pelatih Arema FC melakukan perubahan taktik dan rotasi pemain usai turun minum.
Dalam pertandingan ini, Pelatih Arema FC, Marcos Santos, secara khusus memanfaatkan waktu untuk menguji kedalaman skuad dengan memberikan menit bermain kepada banyak pemain. Salah satu pemain yang menjadi sorotan adalah striker baru, Mauro Zijlstra. Mantan pemain Persija tersebut langsung diturunkan untuk mempercepat proses adaptasinya dengan sistem permainan tim.
Usai pertandingan, Marcos Santos memberikan apresiasi tinggi kepada anak asuhnya. Ia secara khusus menyoroti lini belakang Arema FC yang kembali mencatatkan clean sheet (tidak kebobolan), melanjutkan tren positif dari laga uji coba sebelumnya saat melawan Rans Nusantara FC.
“Yang terpenting adalah satu lagi hasil baik, satu pertandingan lagi di mana kami tidak kemasukan gol. Ini penting karena memberikan rasa percaya diri. Namun, tim ini masih terus dalam tahap pertumbuhan dan akan berkembang dengan sangat baik sepanjang musim,” ungkap Marcos Santos.
Marcos juga menilai taktik bertahan total yang diperagakan Deltras Sidoarjo pada babak pertama merupakan ujian yang bagus untuk timnya. Ia memprediksi bahwa situasi serupa akan sering dihadapi Arema FC ketika menjamu lawan-lawannya di Stadion Kanjuruhan pada kompetisi resmi.
Ia memuji para pemainnya yang tidak frustrasi dan mampu menemukan celah untuk membongkar pertahanan berlapis tersebut.
“Deltras bermain sangat baik. Sama seperti RANS yang juga datang ke sini dan bertahan, seperti beberapa tim lain ketika datang bertanding melawan Arema di Kanjuruhan. Namun, tim kami terus mencari solusi dan situasi untuk membongkar retranca (pertahanan rapat) tersebut dan mencetak gol,” jelasnya.
Terkait dengan performa striker anyar Mauro Zijlstra, Marcos Santos menyambut baik kehadirannya sebagai opsi baru di lini serang Arema FC. Ia memaklumi jika sang pemain masih membutuhkan waktu untuk kembali ke performa terbaiknya.
“Penting dalam model permainan ini memiliki pemain di area tersebut. Mauro masih beradaptasi karena baru sebentar bergabung dan lama tidak bermain akibat cedera. Namun, penting baginya untuk terus berkembang dalam beberapa hari tersisa sebelum laga perdana,” tambah Marcos.
Kemenangan dua gol tanpa balas atas Deltras Sidoarjo ini menjadi modal berharga bagi Arema FC. Hasil positif ini sekaligus meningkatkan optimisme tim dalam mematangkan persiapan taktik dan fisik pada sisa waktu sebelum peluit tanda dimulainya Super League 2026/2027 dibunyikan. (NP/ FAS)
Reporter: Nugraha Perdana












