Halaqah Energi UIN Madura Bahas Penguatan SDM hingga Tata Kelola SDA Berkelanjutan

Halaqah Energi Madura yang berlangsung di UIN Madura memberikan pencerahan dan wawasan baru.

PAMEKASAN, BERITAKATA.id- Penguatan kualitas sumber daya manusia, tata kelola sumber daya alam yang berkelanjutan, serta pentingnya sinergi berbagai pihak menjadi fokus pembahasan dalam Halaqah Energi Madura bertajuk “Kedaulatan Energi Madura: Sinergi Lokal untuk Masa Depan Berkelanjutan” yang berlangsung di Auditorium Pusat UIN Madura, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan yang digelar oleh Senat Mahasiswa (SEMA) UIN Madura bekerja sama dengan HCML dan PT POMI tersebut menghadirkan akademisi serta praktisi energi untuk membahas berbagai tantangan dan peluang pembangunan Madura ke depan.

Dosen Universitas Wiraraja, Mohammad Hidayaturrahman, menjelaskan bahwa Madura memiliki potensi migas yang besar, khususnya di wilayah Sumenep dan Sampang. Namun, menurutnya, keberadaan sumber daya alam perlu didukung kebijakan yang tepat agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Ia menilai kesejahteraan masyarakat tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sumber daya alam, tetapi juga dipengaruhi kualitas tata kelola dan arah kebijakan pembangunan yang diterapkan di daerah.

Selain sektor migas, forum tersebut juga membahas pentingnya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Dosen Universitas Annuqayah, Damanhuri, menyoroti perlunya penguatan regulasi, pengawasan, dan penegakan hukum dalam pengelolaan sumber daya alam.

Menurutnya, pengelolaan sumber daya yang baik menjadi kunci untuk menjaga keseimbangan antara pemanfaatan ekonomi dan kelestarian lingkungan sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi mendatang.

Sementara itu, perwakilan Paiton Energy/PT POMI, Rochman Hidayat, menekankan bahwa pembangunan Madura ke depan harus ditopang oleh peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Ia mendorong generasi muda Madura untuk terus meningkatkan kemampuan berpikir kritis, memperkuat literasi, mengembangkan keterampilan komunikasi, serta berani memiliki cita-cita besar agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Menurutnya, Madura memiliki potensi besar untuk terus berkembang apabila didukung oleh pembangunan infrastruktur yang memadai, regulasi yang semakin baik, serta SDM yang berkualitas.

Melalui forum tersebut, berbagai pihak berharap terbangun kolaborasi yang lebih kuat antara dunia akademik, industri, dan masyarakat dalam mendorong terwujudnya kedaulatan energi sekaligus pembangunan berkelanjutan di Madura. ig/an

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *