Gerakkan Ekonomi Ramadan, Anggota DPR RI Ajak Ratusan Warga Belanja di Pasar Dringu

Dini Rahmania mengajak ratusan warga belanja di Pasar Dringu.

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Dini Rahmania, menggelar aksi belanja bersama ratusan warga di Pasar Dringu, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Rabu (4/2/2026).

Kegiatan ini ditujukan untuk memacu perputaran ekonomi sektor informal selama momentum Ramadan.

Dini memboyong sedikitnya 230 warga untuk berbelanja kebutuhan harian dan perlengkapan Lebaran langsung di pedagang pasar tradisional.

Upaya ini diklaim mampu menciptakan perputaran uang hingga puluhan juta rupiah dalam sehari.

“Hari ini ada sekitar 230-an warga yang ikut belanja. Estimasi omzet yang berputar di sini mencapai kurang lebih Rp20 juta,” ujar Dini usai memantau aktivitas belanja di Pasar Dringu.

Menurut Dini, aksi ini merupakan respons partainya untuk memperkuat posisi pasar tradisional di tengah persaingan dengan pusat perbelanjaan modern.

Ia menilai pasar tradisional masih menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan yang harus terus didorong produktivitasnya.

“Alasan kami mengajak keluarga besar belanja di pasar karena saya ingin menggerakkan kembali ekonomi masyarakat. Di sini segalanya tersedia, mulai dari pakaian hingga bahan pokok. Kita tidak harus bergantung pada department store besar,” tuturnya.

Selain aspek ekonomi, legislator NasDem ini juga menyoroti pentingnya regenerasi pengunjung pasar. Ia ingin menghapus stigma bahwa pasar tradisional hanya menjadi ruang bagi kalangan ibu-ibu.

“Saya ingin mengajak semua generasi untuk kembali menikmati pasar,” tambah Dini.

Aksi di Pasar Dringu ini merupakan kelanjutan dari program serupa yang sebelumnya melibatkan 250 warga di lokasi berbeda. Melihat dampak instan terhadap peningkatan omzet pedagang kecil, Dini berencana menjadikan program belanja bersama ini sebagai agenda rutin.

“Insya Allah ini akan menjadi agenda tetap kami untuk mengajak lebih banyak warga berbelanja di pasar, terutama pada momen-momen tertentu yang melibatkan partisipasi masyarakat luas,” pungkasnya. ig/fa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *