PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – DPRD Kabupaten Probolinggo melalui Komisi II merekomendasikan kepada Pemerintah Kabupaten Probolinggo untuk segera mengambil alih pengelolaan para Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Stadion Gelora Merdeka Kraksaan.
Rekomendasi ini disampaikan dalam rapat hearing yang berlangsung pada Rabu (7/5/2025) di ruang Komisi II setempat.
“Hasil rapat memutuskan agar Pemkab segera mengambil alih pengelolaan PKL melalui sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” kata Ketua Komisi II Reno Handoyo.
Dalam hal kebutuhan listrik bagi 127 PKL di kawasan tersebut, pengelolaannya akan diserahkan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Sementara itu, retribusi parkir dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari PKL akan dikelola oleh Dinas Kebersihan, Umum, Perparkiran, dan Pertamanan (DKUPP).
Kepala DKUPP, Taufik Alami, menyampaikan bahwa DPRD merekomendasikan pengelolaan kelistrikan PKL diambil alih oleh DLH. Ia menambahkan, “Namun, ini masih menunggu keputusan dari Sekretaris Daerah (Sekda). Yang pasti, Pemda perlu segera mengambil alih agar tidak ada lagi pungutan liar dan pengelolaannya menjadi lebih jelas,” ujarnya usai hearing di kantor dewan.
Taufik juga mengungkapkan bahwa Bupati Probolinggo, Gus Haris, telah memerintahkan agar PKL direlokasi ke sisi timur stadion. Langkah ini diambil sebagai tanggapan atas keluhan pedagang yang merasa lokasi saat ini sepi pengunjung.
Namun, proses relokasi dan penataan kawasan tersebut masih menunggu penyelesaian pembersihan lahan hutan kota oleh DLH. Saat ini, ratusan PKL ditempatkan di sisi barat stadion, yang jaraknya cukup jauh dari Jalan Raya Pantura maupun Jalan Dr. Sutomo, akses utama menuju RSUD Waluyo Jati Kraksaan.
Sisi timur stadion lebih dekat dengan Jalan Dr. Sutomo dan lebih mudah diakses dari Jalan Raya Pantura.
Dalam kesepakatan rapat, disepakati bahwa implementasi hasil rapat akan dilakukan dalam 5 hingga 10 hari ke depan. ig/fa












