TNI AL Renovasi Ratusan Rumah Tidak Layak Huni di Probolinggo

Gubernur Jatim dan petinggi AL meninjau rumah yang akan direnovasi TNI AL.

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa secara resmi membuka program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) V Surabaya.

Gubernur bersama didampingi Pangkoarmada II Laksamana Dua TNI I G. P. Alit Jaya, Danlantamal V Laksamana Pertama TNI Arya Delano, dan Bupati Probolinggo Mohammad Haris, Kapolres AKBP W. Latif, Sekda Ugas Irwanto, mendatangi rumah warga yang menghuni rumah tidak layak huni di kawasan pesisir Desa Randutatah, Kecamatan Paiton, Kabupaten Prooblinggo, Jawa Timur, Senin (4/8/2025).

Tampak salah satu rumah warga yang akan direnovasi kondisinya sangat memprihatinkan. Rumahnya hampir roboh. Tiang kayu yang menyangga rumah warga harus dijaga personel TNI ALkhawatir roboh saat gubenur dan petinggi TNI AL hendak memasuki rumah.

Tiang rumah tersebut disenggol saja bisa patah dan atap rumah bisa roboh.

Para pejabat Pemprov dan petinggi TNI AL pun masuk ke dalam rumah yang sebagian besar terdiri dari angkana bambu dan triplek lapuk.

Khofifah menyatakan bahwa renovasi rumah tidak layak huni merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah dan TNI kepada masyarakat kecil. Ia menegaskan, perubahan istilah dari “rumah tidak layak huni” menjadi “rumah tinggal layak huni” adalah langkah maju yang mencerminkan peningkatan martabat masyarakat.

“Selama sepuluh tahun terakhir, tim Lantamal V telah merenovasi 7.727 rumah di Jawa Timur. Tahun ini, akan ditambah 300 rumah, tersebar di Probolinggo, Pasuruan, dan Magetan,” kata Khofifah.

Ia juga menyampaikan target nasional Presiden Prabowo Subianto untuk membangun dan merenovasi 3 juta rumah dalam lima tahun ke depan.

Danlantamal V Laksamana Pertama Arya Delano mengatakan, pengerjaan rumah tidak layak huni digarap selama 90 hari dan akan dicek perkembangannya ke lapangan hingga benar-benar menjadi rumah layak huni.

“Kami memang menyasar rumah di kawasan pesisir. Ini bakti TNI untuk masyarakat yang mengalami kesulitan,” jelas Arya. ig/fa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *