PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Seluruh fraksi di DPRD Kabupaten Probolinggo menyatakan persetujuan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2025.
Keputusan ini diambil dalam rapat paripurna yang berlangsung Rabu (30/7/2025) di gedung DPRD, dengan agenda penyampaian pendapat akhir dan penandatangan nota kesepahaman bersama.
Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Oka Mahendra Jati Kusuma ini dihadiri Bupati Probolinggo Mohammad Haris, Sekretaris Daerah Ugas Irwanto, serta jajaran pejabat Pemkab Probolinggo dan unsur Forkopimda setempat. Seluruh fraksi DPRD, mulai dari Golkar, Kebangkitan Bangsa, Gerindra, NasDem, PDIP, hingga PPP, secara bulat menyetujui perubahan APBD tersebut untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.
Ketua DPRD Oka mengatakan, secara umum, fraksi-fraksi memahami dasar pertimbangan yang menjadi landasan penyusunan P-APBD tahun 2025.
“Meski begitu, seluruh fraksi menyampaikan sejumlah masukan kepada pihak eksekutif guna penyempurnaan pelaksanaan anggaran ke depan,” tegas Oka.
Berdasarkan hasil rapat, pendapatan daerah mengalami penurunan dari Rp 2.465.790.060.479,00 menjadi Rp 2.443.497.796.240,00, berkurang sekitar Rp 22,29 miliar. Sementara itu, belanja daerah meningkat dari Rp 2.590.790.060.479,00 menjadi Rp 2.616.812.788.532,80. Pembiayaan daerah pun bertambah dari Rp 125 miliar menjadi Rp 173,31 miliar, dengan sisa lebih pembiayaan anggaran dan silpa tahun berjalan sama-sama nihil.
Setelah menyepakati perubahan anggaran, dilakukan penandatanganan nota bersama antara pimpinan DPRD dan bupati, disaksikan seluruh peserta rapat.
Bupati Haris mengapresiasi kolaborasi dan kerja keras DPRD dalam menyelesaikan pengesahan APBD tersebut.
Dalam sambutannya, Haris menegaskan pentingnya perhatian serius terhadap pelaksanaan anggaran, sekaligus menyinggung berbagai prioritas pembangunan ke depan, seperti peningkatan infrastruktur jalan sepanjang 905 km, penguatan sektor pendidikan, kesehatan, dan ketahanan pangan. Ia juga mengingatkan pentingnya efisiensi pembangunan jalan melalui pemanfaatan paving lokal guna penghematan biaya. ig/fa












