PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Komisi IV DPRD Kabupaten Probolinggo menggelar rapat dengar pendapat dengan sejumlah kepala OPD dan KONI terkait Raperda Perubahan APBD 2025, Rabu (23/7/2025).
Dalam rapat tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Ning Ayu Nofita memastikan bahwa dana reward untuk atlet KONI Kabupaten Probolinggo yang meraih medali di Porprov Jawa Timur 2025 tidak dapat dicairkan tahun ini dan akan dialokasikan pada 2026. Artinya, bonus atlet ditunda.
“Pengajuan anggaran reward tersebut akan dimasukkan ke dalam APBD 2026,” ujar Ning Ayu. Ning Ayu menegaskan, anggaran hibah tidak diperbolehkan dilakukan dua kali dalam satu tahun.
Selain itu, KONI Kabupaten Probolinggo mengajukan tambahan dana sebesar Rp 1,6 miliar untuk para atlet peraih medali emas, perak, dan perunggu yang diraih atlet di Porprov 2025 lalu, yang terdiri dari 18 medali emas, 16 perak, dan 19 perunggu.
Sementara itu, anggaran Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) yang awalnya Rp 19 miliar turun menjadi Rp 12 miliar akan dibahas lebih lanjut dalam rapat Badan Anggaran (Banggar).
Penurunan anggaran ini menuai sorotan, mengingat sektor pariwisata sedang digenjot dan akan menyambut berbagai event besar seperti Seven Leaks yang membutuhkan dukungan dana cukup besar.
“Nantinya, anggaran untuk infrastruktur akan difokuskan, tapi tetap akan dibahas di Banggar,” kata Ning Ayu.
Ning Ayu memastikan, seluruh usulan dan masukan dari hearing ini akan menjadi bahan penyempurnaan perubahan APBD 2025.
Di tempat yang sama, Sekretaris Komisi IV Umil Sulistyoningsih menambahkan, anggaran Disporapar seharusnya tidak dikurangi malah perlu ditambah, mengingat potensi sektor wisata yang akan digarap secara serius.
Umil mempertanyakan alasan di balik penurunan anggaran tersebut dan menegaskan pentingnya dukungan dana bagi pengembangan wisata di Kabupaten Probolinggo.
“Pemerintah harus mempertimbangkan kembali, apalagi menjelang event besar yang akan digelar,” tegas Umil. ig/fa












