MALANG, BERITAKATA.id – Persaingan dunia usaha dalam pengelolaan pusat perbelanjaan modern atau mal di Kota Malang, Jawa Timur semakin ketat. Salah satu kunci menjaga eksistensi suatu mal dengan mendatangkan kunjungan yang ramai.
Berbagai cara dilakukan pengelola mal untuk meramaikan kunjungan, biasanya seperti menggelar beragam event menarik. Sedangkan, pengelola Mal Matos saat ini memilih menggaet brand-brand nasional untuk bergabung.
Dua brand nasional, OH!SOME yakni toserba dan Socialla yaitu gerai produk kecantikan baru saja meresmikan tenant mereka di lantai dasar Matos pada Kamis (6/3/2025).
Marcomm Manager Matos, Sasmita Rahayu menyampaikan, bahwa Matos telah menyiapkan area baru di lantai dasar untuk berbagai tenant brand-brand nasional.
Sebelumnya, brand nasional seperti Watsons yakni gerai produk kecantikan dan kesehatan juga sudah membuka tenant di mal tersebut. Ditargetkan seluruh area baru tersebut terisi penuh tenant pada Juni 2025 mendatang.
“Lainnya yang menyusul buka seperti Laruso, Ramen Ya, K3 Mart, Tong Jie resto, Tawan, masih banyak lagi, belum yang kafe-kafe nanti bakal ada, harapannya pasti untuk menarik pengunjung lebih banyak, kalau brand nasional pasti peminatnya besar,” kata Sasmita, Kamis (6/3/2025).
Selain menggaet brand nasional, pihaknya juga tetap menggelar beragam event yang menyesuaikan moment, seperti halnya selama bulan Ramadhan ini.
Pihaknya berencana menggaet sekolah-sekolah untuk berpartisipasi dalam event School Ramadhan Celebration mulai tanggal 12 – 16 Maret 2025.
“Jadi ada lomba fashion runway anak-anak berbusana muslim, lomba mewarnai kaligrafi, lomba make up muslim modern, jadi nilai edukasinya juga dapat. Kemudian kita juga ada berbagi takjil, berbagi bersama anak-anak yatim,” katanya.
Sasmita juga menyampaikan, untuk kondisi kunjungan mal Matos saat bulan Ramadhan ini ramai mulai sore hingga malam. Menurutnya, kunjungan yang ada stabil karena dipengaruhi juga adanya promo Ramadhan yang mulai ada di beberapa tenant.
Rata-rata ada sekitar 16.000 – 17.000 orang setiap harinya, dan didominasi menghabiskan waktu untuk membeli kuliner di tenant-tenant yang ada.
“Tenant-tenant kuliner seperti di foodcourt, terus di lantai dasar sini ramai, terutama menjelang waktu berbuka puasa, mungkin mereka habis berbelanja, karena mulai banyak promo bahkan ada yang sudah sampai 70 persen, kemudian sekalian berbuka puasanya disini,” katanya.












