PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – DPRD Kabupaten Probolinggo menggelar rapat paripurna dengan agenda nota penjelasan Bupati atas Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Pelaksanaan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kabupaten Probolinggo 2023.
Paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Andi Suryanto Wibowo, Selasa (4/6/2024).
Para pimpinan, anggota DPRD, Plh Bupati Probolinggo Heri S dan para kepala OPD, hadir dalam paripurna tersebut.
Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Andi Suryanto Wibowo membuka sidang yang berlangsung tertib tersebut.
Menurut Andi, Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Probolinggo tahun anggaran 2023 telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sesuai dengan Surat Tugas Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Jawa Timur Nomor 38/ST/XVIII/SBY/01/2024 tanggal 18 Januari 2024.
"Pemkab Probolinggo sebelas kali secara berturut-turut mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)," ujar Andi.
Pada Nota Penjelasan Bupati Probolinggo yang dibacakan oleh Plh Bupati Probolinggo Heri Sulistyanto disebutkan bahwa pendapatan daerah dianggarkan sebesar Rp 2.227.257.347.950,00 terealisasi Rp 2.291.882.009.850,29 atau 102,90%.
Terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) dianggarkan sebesar Rp 293.477.000.600,00 terealisasi Rp 299.315.561.766,77, pendapatan transfer dianggarkan sebesar Rp 1.932.038.347.350,00 terealisasi Rp 1.990.759.426.262,00 atau 103,04% dan lain-lain pendapatan yang sah berupa pendapatan hibah dianggarkan sebesar Rp 1.742.000.000,00 terealisasi Rp 1.710.206.821,52 atau 98,17% serta lain-lain pendapatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dianggarkan sebesar Rp 0,00 terealisasi Rp 96.815.000,00.
Sedangkan belanja daerah dianggarkan sebesar Rp 2.595.230.325.743,00 terealisasi Rp 2.368.320.490.278,26 atau 91,26%. Meliputi, belanja operasi dianggarkan sebesar Rp 1.747.856.386.867,00 terealisasi Rp 1.605.258.501.526,26 atau 91,84%, belanja modal dianggarkan sebesar Rp 263.018.251.251,00 terealisasi Rp 231.030.373.629,00 atau 87,84%, belanja tak terduga dianggarkan sebesar Rp 56.577.571.625,00 terealisasi Rp 5.382.959.122,00 atau 9,51% dan belanja transfer dianggarkan sebesar Rp 527.778.116.000,00 terealisasi Rp 526.648.656.001,00 atau 99,79%. ig/fa












