Jamaah Haji Hadapi Tantangan, Ini Langkah Pj Bupati di Tanah Suci

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Ratusan jamaah haji Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, saat ini berada di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi. 

Mereka menghadapi tantangan cuaca yang berpotensi mengganggu kesehatan jamaah, dan di saat bersamaan para jamaah harus mengeluarkan tenaga ekstra karena ibadah haji banyak berupa ibadah fisik. 

Hal ini ditegaskan oleh Pj Bupati Probolinggo Ugas Irwanto yang sedang menunaikan ibadah haji sambil memastikan para jamaah mendapatkan layanan prima. 

Tak hanya itu, Ugas juga menyiapkan dan melakukan langkah taktis dan adaptif menghadapi tantangan yang dihadapi seluruh jamaah. 

"Cuaca di Masjidil haram cukup panas.
Belum lagi jutaan jamaah haji dari berbagai penjuru dunia sedang tawaf dan salat berjamaah, berjubel dan berdesakan. Sehingga ada rasa capek dan kepanasan yang dialami jamaah  Tenggorokan terasa kering," kata Pj Bupati Probolinggo Ugas Irwanto. 

Ugas menjelaskan, saat jamaah berada di posisi melihat air zam-zam yang disiapkan panitia di dalam masjid, mereka langsung meminum tanpa melihat air zam-zam dingin atau tidak dingin. Airnya bersuhu biasa.

Ada juga air biasa yang disiapkan. Jamaah tanpa berpikir panjang, langsung meminumnya. Mereka pikir airnya pasti sehat dan layak konsumsi. Akhirnya banyak jamaah kondisi kesehatannya terganggu, kena batuk dan pilek. 

"Tapi saya mengingatkan kepada petugas kesehatan jamaah haji Kabupaten Probolinggo, untuk terus standby. Kita bentuk posko 24 jam, jadi ada yang piket. Tidak dibiarkan begitu saja. Sehingga ketika jamaah tenggorokannya kering, langsung diantisipasi dengan obat dan istirahat," jelas Ugas Irwanto.  

Pihaknya juga mengikuti imbauan dari Kemenag di Jakarta, untuk mengurangi umroh sunnah, dan beberapa kegiatan di luar hotel, saat kondisi tidak memungkinkan. 

"Tapi sampai hari ini, para jamaah Kabupaten Probolinggo masih dalam kondisi aman dan terkendali. Semoga sampai puncak haji, sehat dan selamat pulang ke tanah air, menjadi haji mabrur dan mabruroh," tukas Ugas kepada Beritakata.id. 

Ugas juga menyampaikan kepada para jamaah haji Kabupaten Probolinggo agar mengutamakan puncak haji. Karena saat itu butuh fisik dan mental prima. 

"Sehingga harapannya di puncak haji, kita tidak sia-sia, mencapai sahnya haji dan barokah," pungkas Ugas. ig/fa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *