Kepala Diskopindag Kota Malang Sebut Perbaikan Mendesak Pasar Besar pada Akhir Tahun 2026

Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi.

MALANG, BERITAKATA.id – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang menargetkan pembenahan fisik Pasar Besar Malang secara bertahap mulai Oktober hingga Desember 2026. Langkah darurat ini menyasar sejumlah fasilitas esensial yang mengalami kerusakannya parah, seperti atap bocor, kelistrikan, saluran drainase, hingga retakan struktur dinding pasar.

Saat ini, petugas Diskopindag sedang memverifikasi dan memetakan titik-titik kerusakan mendesak di seluruh kawasan pasar, khususnya pada area lantai satu dan dua. Data lapangan tersebut nantinya menjadi acuan utama penetapan skala prioritas pengerjaan.

Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menjelaskan bahwa langkah verifikasi ini melibatkan kerja sama erat dengan organisasi perwakilan pedagang setempat.

“Kami sudah koordinasi dengan paguyuban, baik Himpunan Pedagang Pasar Besar Malang (Hippama) maupun Paguyuban Pedagang Pasar Besar Malang (P3BM). Saya juga sudah memerintahkan kepada kepala pasar dan staf untuk menginventarisasi serta mengidentifikasi poin-poin yang sudah kita diskusikan bersama. Mudah-mudahan minggu ini selesai dan minggu depan kita akan melakukan pengecekan langsung di lapangan,” ujar Eko pada Senin (19/10/2026).

Pada penanganan jangka pendek, titik krusial yang memerlukan perbaikan secepatnya berada pada dinding bangunan sisi timur yang dilaporkan mengalami keretakan cukup serius.

“Makanya nanti hasil verifikasi dan identifikasi permasalahan di sana, salah satunya melihat tembok-tembok pasar yang mungkin retak. Itu nanti yang akan kita eksekusi secepatnya,” kata Eko.

Terkait skema pembiayaan perbaikan awal, Diskopindag menggunakan mekanisme pendanaan mandiri yang merupakan bentuk kolaborasi bersinergi antara pihak dinas dan para pedagang. Untuk pemenuhan alokasi anggaran tahap selanjutnya, Diskopindag akan mengajukan usulan ke pemerintah kota.

“Iya, anggarannya mandiri, pedagang dan kita dari Diskopindag akan kerja sama. Tapi untuk anggaran berikutnya nanti akan kami ajukan ke Pak Walikota,” tutur Eko.

Pelaksanaan pembenahan ini direncanakan bergulir secara fleksibel sesuai dengan temuan kebutuhan di lapangan. Selain pembenahan darurat, pemerintah daerah juga tengah menyiapkan langkah evaluasi komprehensif untuk perencanaan struktur fisik pasar jangka panjang.

“Ini penanganan jangka pendek ya, perbaikan-perbaikan yang sifatnya mendesak. Kemudian nanti kita siapkan yang jangka panjang, pastinya akan berpedoman dan mencari dasar secara teknis dari para ahli, juga pendapat dari masyarakat terkait kondisi pasar besar ini mau diapakan,” pungkasnya. (NP/ FAS)

Reporter: Nugraha Perdana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *