PROBOLINGGO, BERITAKATA.id —Dalam langkah cepat dan responsif, Pemerintah Kabupaten Probolinggo menunjukkan komitmennya terhadap perlindungan warga melalui penanganan seorang perempuan terlantar yang ditemukan di Kabupaten Sumenep, Madura.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo, Rachmad Hidayanto, mengapresiasi timnya atas keberhasilan dalam memastikan perempuan berusia 56 tahun itu kembali ke keluarganya dengan aman.
Menurut Rachmad, langkah tersebut sejalan dengan arahan Bupati Probolinggo yang menegaskan pentingnya respons cepat dan koordinasi lintas daerah dalam menangani isu sosial di masyarakat, tanpa memandang jarak atau lokasi kejadian.
“Ini menunjukkan tekad pemerintah daerah untuk memberikan layanan terbaik dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan,” katanya, Rabu (13/8/2025).

Perempuan yang berinisial S itu berasal dari Dusun Sungai Cangka, Desa Kedungrejo, Kecamatan Bantaran. Sebelumnya, ia ditemukan terlantar di Sumenep, Madura—suatu kejadian yang memerlukan penanganan segera agar hak-haknya terpenuhi dan ia dapat dipersatukan kembali dengan keluarganya.
Aksi cepat dilakukan oleh Bagong Munaji, staf di Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo. Setelah menerima informasi dari Dinas Sosial Sumenep, ia segera melakukan koordinasi lintas daerah guna memastikan proses pemulangan berjalan lancar dan manusiawi.
“Kami memanfaatkan teknologi biometrik untuk memastikan identitas perempuan ini, dan setelah itu, berkoordinasi dengan Dinsos Sumenep untuk proses pengembalian ke keluarga,” ujar Bagong.
Bagong menambahkan bahwa perempuan tersebut dikategorikan sebagai Penyandang Permasalahan Kesejahteraan Sosial (PPKS), bukan orang dengan gangguan jiwa maupun musafir.
Bagong berharap, kerjasama antar daerah ini dapat terus diperkuat agar warga yang membutuhkan dapat segera mendapatkan perlindungan dan penanganan yang tepat. ig/fa












