Meriahkan Hardiknas, Disdikbud Kota Probolinggo Dorong Transformasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas

Wali Kota Probolinggo bersama istri melihat hasil karya siswa SMPN 9 Kota Probolinggo.

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 yang berlangsung dengan khidmat di Stadion Bayuangga, Jumat (2/5/2025).

Kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penegasan komitmen bersama dalam membangun pendidikan berkualitas demi menyongsong Indonesia Emas 2045.

Upacara yang dihadiri sekitar 1.100 peserta dari unsur aparatur sipil negara (ASN), non-ASN, siswa dari tingkat SD hingga SLTA, mahasiswa, serta Forkopimda Kota Probolinggo ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Probolinggo, dr. H. Aminuddin, selaku inspektur upacara.

2.500 siswa TK se-Kota Probolinggo membawakan senam 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

Pembukaan acara turut dimeriahkan oleh penampilan kolosal senam “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” yang dibawakan oleh 2.500 anak taman kanak-kanak (TK) se-Kota Probolinggo, sebagai simbol semangat dan karakter positif generasi muda.

Dalam amanatnya, Wali Kota Aminuddin menegaskan bahwa pendidikan merupakan pilar utama yang mampu mengubah arah bangsa. Ia menyampaikan bahwa makna Hari Pendidikan Nasional harus dimaknai secara mendalam, mengingat pendidikan adalah modal yang tak tergoyahkan.

“Kita lihat negara lain dengan sumber daya alam terbatas mampu maju berkat pendidikan. Apalagi kita, dengan kekayaan alam melimpah, insya Allah harapan Presiden RI Prabowo Subianto agar Indonesia menjadi negara maju pada 2045 akan tercapai,” ujarnya penuh semangat.

Wali Kota Probolinggo saat menjadi inspektur upacara memberikan hormat kepada komandan upacara.

Kepala Disdikbud Kota Probolinggo, Siti Romlah, turut menyampaikan pesan penting dalam upacara ini.

“Selamat Hari Pendidikan Nasional Tahun 2025. Dengan pendidikan yang maju, insya Allah Indonesia akan maju. Tahun 2045 adalah harapan kita semua untuk mencapai puncak keemasan bangsa,” katanya.

Ia menambahkan bahwa Kota Probolinggo telah memulai transformasi pendidikan dengan menghadirkan pembelajaran berbasis coding, kecerdasan buatan (AI), dan digitalisasi, serta terus mendorong pemerataan akses pendidikan bermutu.

Para peserta upacara dari berbagai unsur nampak khidmat mengikuti prosesi upacara bendera dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2025.

Dialog Pendidikan di SMPN 9

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan dialog pendidikan yang bertema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semesta” di SMPN 9 Kota Probolinggo.

Acara ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Aminuddin, Bunda PAUD, Kepala Disdikbud, Kasi Intel Kejaksaan Negeri, Sekda Kota Probolinggo, serta sekitar 200 peserta dari berbagai unsur, termasuk kepala sekolah SD dan SMP, penggiat pendidikan, LSM, media, dan staf ahli.

Dalam sesi dialog tersebut, Wali Kota kembali menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi seluruh elemen dalam mengatasi berbagai permasalahan pendidikan di kota tersebut. “Permasalahan pendidikan kita seperti benang kusut. Tapi saya yakin, jika kita kompak, terutama PGRI, kita bisa mengurai satu per satu,” tegasnya.

Wali Kota Probolinggo, dr Aminuddin meminta PGRI Kota Probolinggo untuk terus kompak memajukan pendidikan di Kota Probolinggo.

Ia juga mengibaratkan pendidikan seperti burung Garuda Nusantara, simbol kekokohan dan kebebasan.

“Garuda melambangkan kekokohan dan kebebasan. Ia terbang tinggi tanpa terpengaruh kebijakan global. Begitu pula pendidikan kita harus kokoh, mandiri, dan berdaulat,” tambahnya.

Selain itu, Wali Kota mengingatkan generasi muda agar mempersiapkan diri sejak dini untuk tidak menjadi penonton, tetapi pelaku utama dalam menyambut Indonesia Emas 2045.

“Program pendidikan tahun 2025 ini dirancang untuk menyiapkan kalian. Jangan sampai tidak siap dan hanya menjadi penonton,” ujarnya penuh harapan.

Kepala Disdikbud Siti Romlah menegaskan bahwa dialog ini adalah refleksi nyata dari tema “Partisipasi Semesta.” Ia menyatakan, seluruh stakeholder pendidikan di Kota Probolinggo hadir dan terbuka untuk berbagi langkah demi kemajuan pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo, Siti Romlah menjadi narasumber dalam dialog pendidikan di SMPN 9 Kota Probolinggo.

“Kita fokus pada pengembangan karakter, digitalisasi pembelajaran, deep learning, dan keterampilan teknologi yang adaptif terhadap perkembangan global,” ujarnya.

Semangat kolaborasi dan sinergi menjadi kunci utama dalam mendorong kemajuan pendidikan di kota tersebut.

“Harapannya, anak bangsa bisa bersaing secara global. Oleh karena itu, pembelajaran harus mengedepankan teknologi dan karakter. Hari ini, kita merayakan hari pendidikan yang benar-benar istimewa,” tutup Romlah. ig/fa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *