PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo dari Fraksi PKB H. Didik Humaidi menggelar reses di Dapil Paiton, Kotaanyar dan Pakuniran, 10-15 Maret 2025.
Reses tersebut merupakan reses tahap II masa persidangan I tahun anggaran 2025.
Didik yang bersahaja dan merupakan politisi senior, dijadikan penyambung lidah rakyat oleh warga untuk menyampaikan harapan dan masukan.
Sedikitnya ada empat poin yang diaspirasikan warga. Salah satunya permintaan pembangunan sumur bor untuk lahan pertanian di musim tanam.
Menurut Didik, hampir separuh lahan pertanian di Kecamatan Kotaanyar hanya bisa panen dua kali dalam satu masa tanam. Itu karena kekurangan air.
Petani mayoritas menanam tembakau dan padi di lahan mereka. Akibat kekurangan air belakangan ini, mereka hanya bisa menanam dua kali, padahal dulu bisa tiga kali.
“Tapi jika dibangun sumur bor, maka lahan sawah petani bisa ditanam dan panen tiga kali dalam satu kali musim tanam. Kondisi ini sangat penting untuk mendukung swasembada pangan,” ujar Didik yang menjabat pimpinan dewan, tepatnya Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo.
Selain itu, warga juga mengeluhkan persoalan pupuk yang cukup panjang di Kabupaten Prooblinggo. Namun, berkat keberadaan panitia kerja (panja) pupuk, masyarakat cukup bisa bernafas lega.
“Persoalan pupuk subsidi dan harga di atas HET yang disorot panja, mendapatkan respons positif dari masyarakat,” jelas Didik.
Dalam ajang reses tersebut, warga juga menyampaikan aspirasi agar Pemkab segera memperbaiki jalan kabupaten dan jalan desa yang sudah mulai banyak kerusakan.
“Aspirasi lainnya adalah bagaimana Pemkab Probolinggo memberikan perhatian kepada para guru ngaji di Kabupaten Prooblinggo,” pungkas Didik. ig/fa












