KPU Evaluasi Pemilihan 2024 di Kabupaten Probolinggo

Lima komisioner menghadiri FGD evaluasi pemilihan 2024.

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – KPU Kabupaten Probolinggo menggelar Focus Group Discussion (FGD) sebagai bagian dari tahapan akhir evaluasi pemilihan tahun 2024. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, Senin hingga Selasa (24-25/2/2025)

Tujuan kegiatan ini untuk menampung aspirasi dan masukan dari berbagai stakeholder terkait pelaksanaan Pilkada.

Komisioner KPU Kabupaten Probolinggo Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Lukman Hakim menjelaskan bahwa FGD ini merupakan instruksi dari KPU RI untuk mengumpulkan masukan konstruktif dari berbagai pihak, termasuk ketua partai politik, lembaga observasi (LO), media, pemantau pemilu, dan Bawaslu.

“Kami ingin mendapatkan masukan menyeluruh dari semua tahapan Pilkada, mulai dari proses pendataan pemilih, coklit (cek dan rekam data), sosialisasi, kampanye, hingga penghitungan surat suara,” ujar Lukman.

Selanjutnya, hasil rekomendasi dari FGD akan diakumulasikan dan ditabulasi untuk dijadikan bahan evaluasi.

Salah satu masukan yang muncul dalam FGD adalah terkait durasi waktu pantarlih (petugas pemutakhiran data pemilih). Dalam Pilkada, durasi pantarlih hanya 30 hari, sementara di Pemilu Legislatif dan Presiden mencapai 60 hari.

Para peserta FGD mengusulkan agar durasi pantarlih di Pilkada disamakan menjadi 60 hari. Selain itu, untuk wilayah dengan topografi sulit, diusulkan penambahan personel pantarlih guna memastikan pendataan pemilih berjalan optimal.

“Harapannya, masukan ini dapat menjadi acuan perbaikan dalam pelaksanaan Pilkada lima tahun mendatang,” tandas Lukman. ig/fat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *