Ribuan Warga Ramaikan Harmoni Museum 2025 di Probolinggo, Merayakan Sejarah dan Budaya Lokal

Pemukulan gong secara simbolis oleh Wali Kota Probolinggo menjadi tanda dibukanya acara Harmoni Museum.

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Sebuah semangat baru membara di Kota Probolinggo saat ribuan warga dari berbagai kalangan memadati Museum Probolinggo dalam acara Harmoni Museum 2025.

Kegiatan ini, yang digelar Sabtu (10/5/2025), menjadi bagian dari gebrakan 100 hari kerja Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, dalam memperkuat identitas budaya dan sejarah lokal.

Acara yang berlangsung meriah ini menampilkan beragam atraksi seni dan budaya khas Probolinggo, mulai dari seni jaran bodhag yang penuh energi, tarian tradisional Probolinggoan, hingga tarian etnis Tionghoa yang memukau penonton.

Tidak kalah menarik, ada pula pertunjukan musik khas Probolinggo, musik dug-dug yang mengundang nostalgia, serta galeri kuliner rempah hasil UMKM setempat yang menampilkan kekayaan rasa dan aroma khas kota ini.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo, Siti Romlah menyampaikan laporan kegiatan.

Lebih dari sekadar hiburan, Harmoni Museum juga menjadi ajang edukasi sejarah yang menyentuh hati. Pengunjung diajak mengenal koleksi langka seperti batik pertama yang pernah dibuat di kota ini dan sepeda tua pertama yang menjadi saksi bisu perjalanan waktu Probolinggo.

Koleksi ini dipamerkan dalam rangka memperlihatkan kekayaan budaya dan sejarah yang harus terus dilestarikan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo, Siti Romlah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program prioritas wali kota untuk memperkenalkan sejarah, memperkuat pranata tradisional, serta membina sumber daya manusia dan lembaga seni budaya di kota ini.

“Harmoni Museum dirancang sebagai wadah untuk menampilkan seni dan produk rempah UMKM, serta menyasar kelompok seni, sanggar, lembaga pendidikan, dan masyarakat umum. Rencananya, kegiatan ini akan digelar dua kali sebulan dan menjadi agenda rutin pemerintah,” ujarnya.

Wali Kota Probolinggo me-launching aplikasi Gaspro Cetar Perkasa dengan menekan tombol digital secara simbolis .

Yang menarik, pelaksanaan Harmoni Museum tidak hanya mengandalkan dana APBD. Acara ini juga didukung penuh oleh swadaya para pelaku seni dan kelompok masyarakat yang terlibat secara langsung. Disdikbud menyebut apresiasi dan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang turut berpartisipasi.

Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, secara langsung membuka acara. Dalam sambutannya, ia mengisahkan sejarah gedung museum yang dulunya merupakan tempat berkumpul para pejabat Belanda di akhir pekan. Kini, gedung tersebut menjadi simbol kebangkitan budaya lokal melalui Harmoni Museum.

“Harmoni ini sebagai filosofi dari sinergi semua komponen masyarakat. Ibarat orkestra, masing-masing elemen mengambil peran untuk menciptakan harmoni bersama demi kejayaan Kota Probolinggo,” tutur Wali Kota Aminuddin.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk meningkatkan anggaran budaya yang selama ini masih di bawah 2 persen.

Seni musik dug-dug ikut meramaikan kegiatan Harmoni Museum.

“Insya Allah, ke depan akan kami naikkan, demi kemajuan kesenian dan pelestarian budaya di kota ini,” tegasnya.

Lebih jauh, Wali Kota berharap Harmoni Museum dapat menjadi sarana edukasi yang efektif, memicu kreativitas seniman lokal, dan memperkuat posisi Museum Probolinggo sebagai destinasi wisata sejarah unggulan.

Ia menegaskan pentingnya menjaga dan menghormati jejak budaya sebagai warisan yang harus dilestarikan untuk generasi mendatang.

Kegiatan ini dinilai membawa dampak positif bagi pengembangan seni dan budaya di Probolinggo. Tidak hanya meningkatkan daya tarik sanggar seni dan produktivitas pelaku budaya, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta warga terhadap sejarah dan budaya kota tercinta ini.

Dengan semangat kebersamaan dan penghormatan terhadap akar budaya, Harmoni Museum diharapkan mampu menjadi tonggak kebangkitan identitas Probolinggo yang berkelanjutan. ig/fat/fa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *