PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Kraksaan, Ahmad Muzammil menyambut positif kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia.
Menurutnya, kedatangan Paus Fransiskus akan menjadi momen penting bagi Indonesia untuk menunjukkan kepada dunia wajah bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi.
“Kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia adalah hal yang sangat positif. Kita harus menyambutnya dengan tangan terbuka, karena ini akan menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang menjunjung tinggi toleransi,” ujarnya, Selasa (3/9/2024).
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kedatangan pemimpin umat Katolik sedunia ini dapat mempererat hubungan antaragama di Indonesia dalam bingkai perdamaian.
Menurutnya, Indonesia sudah sejak lama dikenal sebagai negara yang menerapkan konsep kerukunan umat beragama, yang dikenal dengan istilah Tri Kerukunan Umat Beragama.
“Di Indonesia, kita telah diajarkan tentang kerukunan, yang kita kenal dengan Tri Kerukunan Umat Beragama. Ini meliputi kerukunan intern umat beragama, kerukunan antar umat beragama, dan kerukunan antara umat beragama dengan pemerintah,” jelasnya.
Dikutip dari detik.com, Paus Fransiskus adalah pemimpin tertinggi Gereja Katolik sedunia sekaligus Kepala Negara Vatikan. Paus Fransiskus adalah Paus Gereja Katolik ke-266 yang terpilih pada Konklaf Kepausan 2013.
Sebelumnya, Paus berkebangsaan Argentina ini merupakan Uskup Agung Buenos Aires.
Paus Fransiskus tiba di Indonesia. Pemimpin gereja Katolik dunia dan Kepala Negara Vatikan itu memulai lawatannya di Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta.
Pesawat yang ditumpangi Paus Fransiskus tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (3/9/2024), pukul 11.26 WIB. ig/fat












