PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Pj Bupati Probolinggo, Jawa Timur, Ugas Irwanto mencetuskan gagasan Gesek Ekstrem alias Gerakan Pejabat Eselon Entaskan Kemiskinan Ekstrem.
“Gesek Esktrem dimulai pada Desember tahun 2024. Ini untuk mempercepat penanganan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Probolinggo karena ditargetkan tahun depan kemiskinan ekstrem 0 %,” kata Ugas, Kamis (21/12/2023).
Rinciannya, pejabat selon 4 atau fungsional mendampingi satu orang miskin ekstrem. Pejabat eselon 3 mendampingi dua orang miskin, dan pejabat eselon 2 mendampingi 5 orang miskin.
Pejabat eselon tersebut akan mendampingi warga miskin yang berada di desa atau kelurahan tempat pejabat tersebut tinggal. Namun tidak menutup kemungkinan pejabat tersebut mendampingi warga miskin yang berada di luar desa.
Pejabat yang menjadi pengasuh warga miskin akan terus memantau warga miskin tersebut agar dipastikan mendapatkan bantuan dan pelayanan dari Pemkab Probolinggo.
“Harus dipastikan kebutuhannya terpenuhi. Kalau perlu pejabat memberikan sembako atau menyumbang kebutuhan dari kantong pribadi. Hitung-hitung kerja sambil bersedekah. Ini jadi poin dan catatan bagi pejabat eselon,” kata Ugas.
Pejabat yang melakukan pendampingan warga miskin ekstrem harus membuktikan dengan foto, bahwa mereka hadir mendampingi warga miskin tersebut.
“Pada awal tahun depan gerakan ini akan kami launching,” tandas Ugas.
Menurut Ugas, kebijakan ini tidak akan mengganggu tugas pejabat yang bersangkutan. Karena pendampingannya tidak harus setiap hari, bisa sewaktu-waktu.
“Ini juga untuk memastikan bahwa pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat. Kehadiran pejabat esleon yang mendampingi warga miskin tentu akan melayani kebutuhan warga miskin tersebut termasuk untuk mengakses layanan dari OPD terkait,” tukas Ugas.
Ugas menambahkan, PNS dan pejabat Kabupaten Probolinggo harus berkerja keras untuk mengejar ketertinggalan. Salah satunya melalui upaya mencetak SDM berkualitas, salah satunya melalui percepatan penanganan kemiskinan ekstrem. ig/fa












