Kades Sunaryono Ternyata Menolak Pembangunan Jembatan Kaca Bromo

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Jembatan kaca di kawasan Bromo sudah hampir rampung dibangun dan dijadwalkan akhir 2023 diresmikan. 

Meski begitu, Kepala Desa Ngadisari, Sukapura, Kabupaten Probolinggo Sunaryono yang dilantik menjadi Kades Ngadisari sejak April 2022 lalu, sesungguhnya tidak setuju pembangunan jembatan kaca. 

Sebab Bromo sudah bagus dan merupakan wisata alam. Jembatan kaca dia nilai mengurangi kealamian Bromo. 

“Dengan dibangunnya jembatan kaca membuat kenaturalan dan wisata alam Bromo berkurang. Saya sebenarnya tidak setuju. Tapi karena sudah dibangun, mau bagaimana lagi,” ujar Sunaryono, Senin (30/10/2023). 

Seandainya pada awal proses pembangunan jembatan kaca dia dilibatkan, dia akan menolak pembangunan jembatan kaca tersebut. 

Sayangnya, saat dia menjabat kades, pembangunan jembatan kaca tersebut sudah berlangsung. 

“Saya menolak jembatan kaca dibangun. Tapi karena sudah telanjur, ya sudah,” jelas Sunaryono. 

Jembatan kaca Bromo ini memiliki panjang 120 meter dengan lebar 1,8 meter dan dibangun di atas jurang berkedalaman 80 sampai 100 meter. Lokasi Jembatan Kaca Seruni Point berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. ig/fa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *