Ratusan Warga Probolinggo Dikepung Banjir Rob Selama 15 Tahun

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Ratusan rumah warga Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, terendam banjir rob selama 15 tahun terakhir. Rumah mereka terendam banjir rob sebulan dua kali. Sekali terendam, banjir rob baru surut setelah lima hari.  

Menurut Umi Kulsum (35), warga Desa Kalibuntu, desanya sudah 15 tahun mengalami musibah banjir rob. Ketinggian banjir 30-50 cm.  

"Sudah berlangsung 15 tahun. Banjir rob datangnya sebulan sebanyak dua kali. Sekali banjir rob datang, rumah terendam selama 5 hari," kata Umi di Desa Kalibuntu, Jumat (17/11/2023). 

Umi kulsum mengatakan, tidak hanya rumahnya, melainkan sebanyak ratusan rumah tetangganya juga ikut rendam banjir rob sudah 15 tahun. 

Kondisi ini tentu sangat menyiksa karena sangat mengganggu aktivitas warga sehari-hari. 

Selain mengganggu, banjir rob juga merusak pondasi rumah, lemari dan dipan di rumah warga. Banjir rob berasal dari luapan air laut yang membuat aliran sungai tertahan, hingga naik ke daratan dan merendam pemukiman warga. 

Umi mengaku sudah lama sangat menantikan bantuan pengendali banjir rob, ini supaya rumahnya tidak selalu kebanjiran saat rob datang. 

"Bayangkan sudah 15 tahun kami dilanda banjir rob, itu pun tidak hanya setahun sekali tapi sebulan dua kali. Sekali banjir banjir baru surut 5 hari. Saat sekolah, kadang anak kami memakai sepatu basah. Ini kondisinya selama ini," kata Umi. 

Di tempat yang sama,  bahkan Kepala Desa Kalibuntu Khairul Anam menyebut musibah banjir rob sudah berlangsung 17- 20 tahun. ig/fa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *