PAMEKASAN, BERITAKATA.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Madura memperkuat langkah strategisnya dalam dunia penelitian global melalui penjajakan kerja sama riset multidisiplin bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Fakultas Tarbiyah pada Rabu (5/2/2025) ini bertujuan untuk mensinergikan berbagai bidang keilmuan demi menjawab tantangan riset yang kian kompleks.
Rektor UIN Madura, Dr. H. Saiful Hadi, M.Pd., dalam arahannya menyampaikan bahwa kolaborasi ini adalah bagian dari visi pengembangan kampus yang religius, kompetitif, dan kolaboratif.
Kata Rektor, riset masa kini tidak bisa lagi dilakukan secara parsial.
“Penguatan riset membutuhkan pendekatan multidisiplin agar menghasilkan kajian komprehensif yang berdampak luas bagi masyarakat. Kami ingin riset yang lahir benar-benar berbasis kebutuhan lokal, terutama masyarakat Madura,” ujar Rektor Saiful Hadi.
Salah satu fokus utama yang mencuat dalam pertemuan tersebut adalah penelitian di bidang sosio-medis. Potensi besar obat herbal Madura, yang selama ini menjadi industri rumahan, dinilai perlu mendapat dukungan riset ilmiah terintegrasi—mulai dari aspek farmasi, kesehatan, hingga edukasi sosial budaya.
Peneliti Muda BRIN di bidang Biomedis, Dr. Abdul Hadi Furqoni, M.Si., memberikan apresiasi khusus kepada Program Studi Tadris IPS untuk berkolaborasi dalam penelitian sosial-kultural.
Menurutnya, pendekatan ini sangat penting untuk mendukung validitas ilmiah tanpa meninggalkan kearifan lokal.
“Kolaborasi lintas keilmuan diharapkan tidak hanya fokus pada produk medis herbal, tetapi juga menyentuh aspek literasi kesehatan dan strategi edukasi masyarakat agar kearifan lokal tetap terjaga identitasnya,” jelas Abdul Hadi.
Selain sebagai wadah integrasi ilmu, kerja sama ini menjadi gerbang pembuka bagi dosen UIN Madura untuk mengakses jejaring riset BRIN yang lebih luas, termasuk peluang pendanaan riset internasional dan pengembangan program studi berbasis riset unggulan.
Pertemuan tersebut ditutup dengan diskusi intensif yang menghasilkan kesepakatan tema riset kolaboratif hingga skema pendanaan bersama. Langkah ini menandai transformasi UIN Madura sebagai pusat pengembangan riset yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional. ig/an












