PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Bekerja dengan penuh dedikasi bukan berarti harus mengabaikan kesehatan. Pesan kuat inilah yang ditekankan oleh Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten Probolinggo, Yuwono Prasetijo Utomo, kepada seluruh jajarannya.
Dalam arahannya, Yuwono mengimbau agar seluruh karyawan menjaga keseimbangan antara performa kerja dan kondisi fisik serta mental.
Menurutnya, Bapelitbangda adalah “dapur” kebijakan yang menuntut konsentrasi tinggi untuk berpikir strategis dan merencanakan masa depan daerah. Oleh karena itu, kondisi tubuh yang prima menjadi aset yang sangat mahal.
“Bapelitbangda ini tempatnya orang berpikir dan merencanakan. Pikiran yang jernih hanya lahir dari tubuh yang sehat. Saya minta semua bekerja totalitas, tapi tolong, kesehatan tetap dijaga,” ujar Yuwono, Selasa (13/1/2026).
Yang menarik, ia juga memberikan kelonggaran manusiawi bagi stafnya yang sedang merasa kurang fit. Yuwono menegaskan bahwa dirinya tidak akan memaksa karyawan yang sakit untuk tetap masuk kantor.
“Kalau memang sakit, silakan izin. Saya tidak mengharuskan masuk kerja jika kondisi tidak memungkinkan. Lebih baik istirahat total agar bisa kembali bekerja dengan semangat penuh daripada dipaksakan tapi hasilnya tidak maksimal,” tambahnya.
Yuwono lalu mengingat pesan kesehatan dari Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr Hariawan Dwi Tamtomo.
“Banyak penyakit bersumber dari pikiran. Maka jaga pikiran, istirahatkan, agar tetap bugar dan fit dalam mengabdi bagi bangsa dan negara,” ujar Yuwono.
Kebijakan ini disambut positif oleh para staf, yang merasa lebih dihargai secara personal. Dengan suasana kerja yang peduli terhadap kesejahteraan pegawai, diharapkan output perencanaan pembangunan di Kabupaten Probolinggo dapat berjalan lebih efektif dan inovatif. ig/fa












