PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo menyalurkan bantuan alat pelindung diri (APD) berupa sepatu boots serta kaos kerja kepada 115 petugas kebersihan yang terdiri dari pengemudi truk dan tenaga angkut sampah, Selasa (18/11/2025).
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan dan profesionalitas kerja para petugas, sebagaimana disampaikan Kepala DLH Roby Siswanto melalui Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Mishul Sauliyah Fitriawati.
Fitri menegaskan bahwa pemberian APD ini bukan sekadar distribusi perlengkapan kerja, tetapi merupakan bentuk komitmen DLH dalam memastikan lingkungan kerja yang lebih aman.
“Tujuan utama DLH adalah meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan profesionalitas petugas kebersihan dalam menjalankan tugas sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memberikan dukungan moral, meningkatkan motivasi kerja, serta memastikan standar pelayanan kebersihan tetap optimal,” ujarnya.
Mnurutnya, bantuan berupa sepatu boots dan kaos ini diberikan kepada seluruh petugas lapangan sebagai pemenuhan kebutuhan dasar perlindungan kerja.
“Perlengkapan berupa sepatu boots dan kaos disalurkan kepada 115 orang yang terdiri dari pengemudi truk dan tenaga pengangkutan sampah di DLH,” jelasnya.
Dengan terpenuhinya kebutuhan APD yang lebih layak, DLH berharap kualitas layanan kebersihan semakin maksimal.
“Kami berharap penggunaan APD secara konsisten dapat menurunkan risiko kecelakaan kerja, paparan bahan berbahaya, serta penyakit akibat lingkungan. Selain itu, semangat kerja meningkat, pelayanan kebersihan lebih prima, dan citra positif petugas kebersihan semakin terbangun,” ungkap Fitri.
Fitri juga memaparkan bahwa sebelum bantuan ini disalurkan, sebagian petugas masih menggunakan APD yang sudah tidak layak pakai. Hal tersebut berdampak pada kenyamanan dan tingkat keamanan dalam bekerja.
“Sebelumnya, kebutuhan APD masih belum sepenuhnya terpenuhi. Beberapa petugas menggunakan APD yang sudah aus, jumlahnya terbatas, atau tidak sesuai standar perlindungan kerja,” tuturnya.
Sebagai tindak lanjut, DLH telah menyiapkan beberapa program lanjutan untuk memperkuat perlindungan dan kesejahteraan petugas kebersihan. Program tersebut meliputi pengadaan APD berkala, pelatihan K3, pemeriksaan kesehatan rutin, peningkatan insentif berbasis beban kerja, penyediaan fasilitas pendukung, hingga pemberian extra fooding.
“Kami mempersiapkan rangkaian program lanjutan termasuk pengadaan APD tahunan, pelatihan K3, pemeriksaan kesehatan rutin, hingga penyediaan fasilitas pendukung,” tegasnya.
Seorang petugas kebersihan mengaku lebih bersemangat menjalankan tugas setelah menerima APD.
“Semangat kami menyala, semakin bergairah melaksanakan tugas,” jelas petugas kebersihan tersebut. ig/fat












