Ratusan Peserta Ikuti UMPTKIN di UIN Madura, Hari Pertama Ujian Berlangsung Lancar

Ratusan peserta mengikuti hari pertama ujian.

PAMEKASAN, BERITAKATA.id – Pelaksanaan hari pertama Sistem Seleksi Elektronik (SSE) Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UMPTKIN) di UIN Madura berjalan lancar. Kelancaran tersebut menjadi modal positif dalam pelaksanaan seleksi yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 8 hingga 10 Juni 2026, Senin (8/6/2026).

Tahun ini, sebanyak 626 peserta mengikuti SSE UMPTKIN di titik lokasi UIN Madura. Dari jumlah tersebut, 567 peserta tercatat menjadikan UIN Madura sebagai pilihan untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

Ketua Panitia Pelaksana SSE UMPTKIN UIN Madura, Dr. Delta Yaumin Nahri, M.Th.I., mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan ujian pada hari pertama. Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai jadwal berkat dukungan panitia dan pimpinan kampus.

“Pelaksanaan UMPTKIN alhamdulillah lancar jaya berkat bantuan teman-teman panitia dan dukungan pimpinan. Ujian SSE UMPTKIN ini akan berlangsung selama tiga hari. Setiap harinya ada tiga sesi ujian, kecuali hari Rabu yang hanya berlangsung satu sesi saja,” ujarnya.

Tingginya jumlah peserta yang memilih UIN Madura menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kampus tersebut sebagai salah satu tujuan studi di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Selain mempersiapkan perangkat ujian berbasis komputer, panitia juga memastikan seluruh kebutuhan teknis pelaksanaan berjalan optimal.

Delta menjelaskan, program studi di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) masih menjadi salah satu pilihan favorit calon mahasiswa. Berdasarkan tren penerimaan mahasiswa baru pada tahun-tahun sebelumnya, sejumlah program studi di fakultas tersebut selalu mencatat jumlah peminat yang tinggi.

“Untuk prodi yang paling diminati, saya belum mengecek secara keseluruhan. Namun jika melihat data sebelumnya, Program Studi Manajemen Bisnis Syariah dan beberapa prodi lain di FEBI selalu menjadi pilihan yang banyak diminati. Pokoknya prodi-prodi yang ada di FEBI selalu memiliki peminat yang tinggi,” katanya.

Meski tahun ini tidak terdapat peserta disabilitas yang mengikuti ujian di titik lokasi UIN Madura, panitia tetap menyiapkan berbagai fasilitas pendukung sesuai petunjuk teknis yang berlaku. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen kampus dalam menjamin akses layanan yang inklusif bagi seluruh peserta seleksi.

“Berbeda dengan tahun lalu, tahun ini tidak ada peserta disabilitas yang mendaftar. Namun demikian, panitia tetap mempersiapkan fasilitas bagi peserta disabilitas karena memang dalam juknis ada ketentuan yang mengharuskan panitia menyediakan layanan dan fasilitas tersebut,” ungkapnya.

Selain menargetkan kelancaran pelaksanaan seleksi, UIN Madura juga berharap dapat menjaring calon mahasiswa yang memiliki kualitas akademik baik melalui jalur UMPTKIN. Di saat yang sama, kampus optimistis jumlah mahasiswa baru akan terus bertambah melalui jalur penerimaan yang masih dibuka.

“Tentu kita berharap mendapatkan input mahasiswa yang bagus. Secara ideal seperti itu. Namun di sisi lain, kita juga harus melihat kebutuhan dan kondisi yang ada. Harapannya jumlah mahasiswa tetap meningkat dan proses penerimaan mahasiswa baru juga sukses melalui dua jalur mandiri berikutnya, yakni jalur masuk mandiri reguler dan mandiri afirmasi,” tuturnya.

Pelaksanaan SSE UMPTKIN di UIN Madura akan berlanjut hingga Rabu (10/6/2026). Panitia memastikan seluruh tahapan ujian berlangsung tertib, aman, dan lancar sehingga peserta dapat mengikuti seleksi dengan nyaman. ig/an

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *