BATU, BERITAKATA.id – Sebuah destinasi wisata baru bertemakan jamur bernama Mikutopia resmi hadir di Kota Batu, Jawa Timur. Berlokasi di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, objek wisata ini berhasil menarik sekitar 10 ribu pengunjung selama masa uji coba akses masuk gratis hingga saat ini yang berlangsung sejak 14 hingga 20 Maret 2026.
Humas Mikutopia, Brian Kenendra, mengatakan bahwa jumlah kunjungan tersebut jauh melampaui perkiraan awal pihak manajemen. Tingginya minat masyarakat, ia optimistis bahwa Mikutopia sebagai salah satu alternatif tujuan libur Lebaran tahun 2026 ini.
“Jelas itu di luar ekspektasi kami. Memang antusiasmenya sangat tinggi sehingga dibuktikan dengan membeludaknya pengunjung. Bahkan, di lokasi kami sampai memberlakukan sistem buka tutup lahan parkir,” ungkap Brian saat diwawancarai pada Kamis (19/3/2026).
Brian menekankan bahwa promo yang berlaku hingga Jumat (20/3/2026) ini hanya menggratiskan tiket masuk. Sementara itu, pengunjung tetap dikenakan biaya untuk menikmati wahana maupun fasilitas kuliner di dalam area wisata.
Mikutopia yang berdiri di atas lahan seluas 10 hektare ini dirancang untuk menampung kapasitas ideal 2.500 hingga 3.500 pengunjung per hari. Secara keseluruhan, Mikutopia merencanakan terdapat 25 unit wahana, namun baru 20 wahana yang siap beroperasi saat ini.
“Secara keseluruhan ada 25, tapi wahana yang sudah bisa operasional untuk saat ini 20 unit. Sisanya masih dalam proses konstruksi. Harapan kami, pada libur sekolah mendatang wahana baru ini sudah siap sebagai variasi tambahan bagi pengunjung,” jelas Brian.
Saat ini, terdapat tiga wahana yang menjadi favorit para pengunjung, yaitu Bianglala, Pendulum, dan Roller Coaster. Selama masa uji coba masuk gratis, untuk menikmati wahana yang ada, wisatawan dapat membeli tiket terusan seluruh wahana dengan harga Rp 40 ribu setiap orang ketika hari kerja dan Rp 50 ribu setiap orang ketika akhir pekan.
Tempat wisata ini beroperasi mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB.
“Kalau setiap wahana juga bisa, setiap wahana mulai dari Rp 10 ribu, Rp 15 ribu dan Rp 20 ribu,” katanya.
Setelah masa promo uji coba gratis berakhir pada 20 Maret, Mikutopia akan memberlakukan tarif normal. Tiket masuk reguler dipatok seharga Rp40.000 untuk hari biasa (weekday) dan Rp45.000 untuk akhir pekan (weekend). Tarif ini berlaku sama untuk dewasa dan anak-anak, kecuali bagi anak dengan tinggi badan di bawah 90 sentimeter yang digratiskan.
Bagi pengunjung yang ingin menikmati seluruh fasilitas, Mikutopia menyediakan tiket terusan yang sudah mencakup akses wahana.
“Untuk tiket terusan di weekday itu Rp80.000, sedangkan weekend Rp95.000. Khusus untuk event libur Lebaran ini, kami memberlakukan tarif weekend secara penuh,” papar Brian.
Tingginya lonjakan pengunjung selama masa uji coba membuat kapasitas parkir utama Mikutopia yang mampu menampung 300 mobil, 200 sepeda motor, dan 100 bus belum memadai, khususnya untuk kendaraan besar. Sebagai solusi, manajemen bekerja sama dengan kantong parkir atau rest area terdekat di kawasan Junggo dan Sidomulyo untuk menampung rombongan bus.
Terkait aspek keselamatan wahana menjelang puncak libur Lebaran, Brian memastikan pihaknya telah melakukan tindakan preventif secara ketat untuk mencegah kecelakaan. Manajemen telah berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait, seperti Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
“Pelatihan tenaga kami sudah dilaksanakan sehingga semua operator mempunyai sikap tanggap darurat. Pengecekan wahana juga terus dilakukan setiap hari sebelum dioperasikan. Kami juga sudah memproses pendaftaran standar K3, sebagian sudah kami miliki, meski saat ini prosesnya sedang terhenti sementara karena dinas terkait sedang libur Lebaran,” tegasnya.
Sebagai informasi, Mikutopia berada di bawah naungan PT Batu Fantasi Garden. Kehadiran wisata ini bekerja sama dengan sistem bagi hasil atas sewa tanah yang berstatus sebagai aset desa.












