PAMEKASAN, BERITAKATA.id – Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan Ali Masykur mengapresiasi kepemimpinan Bupati Pamekasan Kholilurrahman yang dinilai mampu mendorong kembali semangat gotong royong masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah, dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 di Mandhapa Agung Ronggosukowati, Senin (9/3/2026).
Menurut Ali, partisipasi warga dalam pembangunan, khususnya di sektor infrastruktur desa, menunjukkan bahwa kepemimpinan daerah berhasil membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk turut terlibat dalam proses pembangunan.
Ia menilai peran Kholilurrahman yang juga dikenal sebagai tokoh agama memberi pengaruh positif dalam menumbuhkan kembali nilai kebersamaan dan swadaya di tengah masyarakat.
“Di Pamekasan ini ada swadaya masyarakat membangun jalan desa. Ini jarang terjadi di daerah lain. Saya kira itu karena dipimpin oleh Pak Bupati yang juga seorang kiai sehingga semangat gotong royong bisa tumbuh di masyarakat,” ujar Ali Masykur.
Ia menjelaskan, semangat tersebut tampak di sejumlah wilayah, khususnya di kawasan utara Pamekasan, di mana warga secara mandiri berinisiatif memperbaiki dan membangun jalan desa tanpa sepenuhnya menunggu bantuan anggaran pemerintah.
Upaya kolektif masyarakat itu juga mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang memberikan dukungan berupa sekitar 300 drum aspal untuk membantu pengerjaan jalan yang dibangun secara swadaya oleh warga.
Dalam kesempatan yang sama, Ali Masykur menegaskan bahwa Musrenbang memiliki peran penting sebagai ruang strategis untuk memastikan arah pembangunan daerah benar-benar berpijak pada kebutuhan masyarakat.
Ia menuturkan bahwa berbagai aspirasi warga disalurkan melalui beragam forum perencanaan, mulai dari musrenbang di tingkat desa dan kecamatan hingga melalui kegiatan reses anggota DPRD.
“Aspirasi masyarakat itu disampaikan melalui berbagai forum, mulai dari musrenbang desa, kecamatan, hingga melalui kegiatan reses anggota DPRD,” katanya.
Ali juga menekankan bahwa DPRD memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk mengawal proses perencanaan pembangunan agar berjalan transparan, partisipatif, serta berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
Karena itu, menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD menjadi faktor penting dalam memastikan program pembangunan berjalan efektif dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Pamekasan Kholilurrahman dalam forum tersebut turut memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah, salah satunya pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pamekasan yang mencapai 5,47 persen pada tahun 2025.
Ia menyebut capaian tersebut menjadi indikator bahwa perekonomian daerah terus menunjukkan tren positif dan semakin menguat setelah sebelumnya mengalami tekanan akibat pandemi. ig/an












