Wisata  

Kunjungan ke Taman Rekreasi Selecta Capai 15.000 Wisatawan Selama Libur Lebaran 2026

Taman Rekreasi Selecta di Kota Batu, Jawa Timur.

BATU, BERITAKATA.id – Tingkat kunjungan wisatawan ke Taman Rekreasi Selecta di Kota Batu, Jawa Timur, mengalami peningkatan selama masa libur Hari Raya Idulfitri 2026. Pihak pengelola mencatat adanya kenaikan jumlah pengunjung sebesar 10 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Direktur Taman Rekreasi Selecta, Pramono, menyampaikan bahwa total kunjungan sejak hari H Lebaran hingga hari keenam setelah Lebaran atau H+6 telah melampaui angka 15.000 pengunjung.

“Sampai H+6 itu ya 15.000 lebih. Jadi kurang lebih kenaikannya 10 persen dari tahun lalu dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama,” ujar Pramono pada Jumat (27/3/2026).

Pramono menjelaskan, puncak kunjungan wisatawan pada musim libur Lebaran tahun ini terjadi pada hari ketiga setelah Lebaran atau H+3. Meski demikian, tren kunjungan yang tergolong tinggi masih terus berlanjut hingga H+7 Lebaran.

Pada hari Jumat (27/3/2026) ini, jumlah pengunjung tercatat masih di atas 1.000 orang. Pihak pengelola menargetkan angka tersebut dapat menyamai pencapaian hari sebelumnya yang menyentuh angka 2.000 pengunjung.

“Hari ini agak tinggilah, masih lumayan, masih di atas 1.000. Mudah-mudahan sampai 2.000, kemarin 2.000-an. Biasanya lazimnya kalau hari Jumat itu memang agak low. Besok Sabtu baru naik lagi sampai Minggu, polanya seperti itu,” jelasnya.

Bertahannya tingkat kunjungan wisatawan di Taman Rekreasi Selecta dipengaruhi oleh beberapa faktor kebiasaan masyarakat setempat. Pramono menuturkan bahwa tradisi Lebaran Ketupat di Jawa Timur serta masa libur sekolah yang masih berlangsung menjadi alasan utama masyarakat tetap berwisata.

“Umumnya di Jawa Timur kan ada Lebaran Ketupat. Nah, itu biasanya kan seminggu setelah hari raya. Bisa jadi itu orang-orang memanfaatkan momen libur ketupat itu dan memang kebetulan sekolah memang masih libur kan, meski sebagian sudah masuk,” ungkap Pramono.

Selain itu, strategi masyarakat dalam mengatur jadwal perjalanan arus balik juga turut memperpanjang durasi kunjungan wisata di kawasan Kota Batu. Pramono meyakini ada sebagian wisatawan yang memilih menunda kepulangan untuk menghindari kepadatan lalu lintas.

“Bisa jadi orang yang mudiknya agak belakangan, baliknya ke tempat kerja mereka menghindari kemacetan arus balik. Biasanya itu masih ada yang diperpanjang lagi liburnya. Alhamdulillah ini sampai H+7 masih lumayan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *