Wisata  

Lahan Parkir Tempat Wisata Mikutopia Terbatas, Disparta Kota Batu Sarankan Penyediaan Shuttle Gratis

Tempat wisata Mikutopia di Kota Batu.

BATU, BERITAKATA.id – Destinasi wisata baru bernama Mikutopia yang berlokasi di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur, mengalami keterbatasan kapasitas lahan parkir pada masa uji coba dan libur Lebaran 2026. Kondisi ini mendapat sorotan dari Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu yang menyarankan pihak pengelola untuk mengevaluasi kenyamanan wisatawan.

Kepala Disparta Kota Batu, Onny Ardianto, mengatakan dengan melihat kondisi di mana pengunjung diarahkan ke rest area tanpa fasilitas transportasi lanjutan yang difasilitasi pengelola tempat wisata, pihaknya merekomendasikan agar Mikutopia menyediakan layanan shuttle mandiri secara gratis.

“Saran dari kami memang menggunakan shuttle gratis dari pihak Mikutopia,” tegas Onny pada Rabu (25/3/2026).

Selain masalah mobilitas pengunjung dari area parkir, Onny juga memberikan catatan penting terkait manajemen keramaian di dalam tempat wisata. Pengelola diminta tetap memperhatikan daya tampung area dalam Mikutopia.

“Kembali lagi ke kapasitas di dalamnya bagaimana, jangan sampai pengunjungnya ramai banget di dalam dan tidak nyaman,” pesannya.

Terlepas dari evaluasi mengenai fasilitas parkir, Onny mengatakan kehadiran Mikutopia tetap menjadi angin segar bagi industri pariwisata daerah. Pemerintah berharap tempat wisata baru ini dapat menggerakkan roda perekonomian.

“Diharapkan dapat menambah jumlah kunjungan wisatawan di Kota Batu dan tentunya bisa berkontribusi menambah PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kota Batu, serta bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Batu,” kata Onny.

Sebelumnya, Humas Mikutopia, Brian Kenendra membenarkan bahwa lahan parkir internal yang ada saat ini tidak mampu menampung lonjakan kendaraan.

Secara rancangan, Mikutopia memiliki lahan parkir dengan kapasitas 300 unit mobil, 200 unit sepeda motor, dan 100 unit bus. Namun, lahan untuk bus belum dapat difungsikan pada masa uji coba ini.

“Karena ini momen libur Lebaran beserta dengan promosi kami gratis, kami menyatakan lahan parkir kami memang tidak cukup. Kapasitas mobil parkir sekitar 300, motor 200, dan bus sekitar kurang lebih 100. Tapi untuk saat ini, saat uji coba, lahan parkir kami memang belum bisa untuk dimasukkan kendaraan bus,” ungkap Brian.

Sebagai solusi sementara, manajemen Mikutopia mengarahkan wisatawan yang membawa bus untuk parkir di rest area atau kantong parkir terdekat di luar area wisata.

“Kami bekerja sama dengan kantong parkir atau rest area terdekat untuk menampung wisatawan kami yang menggunakan bus. Ada Junggo Tulungrejo, nanti kalau penuh turun lagi, ada Sidomulyo di bawah,” jelasnya.

Meski mengarahkan wisatawan ke kantong parkir eksternal, pihak Mikutopia memastikan belum ada fasilitas shuttle (kendaraan pengumpan) gratis dari rest area menuju lokasi wisata. Brian menegaskan bahwa pihaknya hanya sebatas memberikan opsi lokasi parkir.

“Untuk shuttle, aturan dan tarifnya kami lepas tangan, itu pengelolaan mutlak di pihak luar. Kami hanya memberikan opsi saja kepada wisatawan,” tambah Brian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *