Pemkab Pamekasan Dorong Jalan Desa Lebih Layak, 250 Drum Aspal Disalurkan untuk Perkuat Gotong Royong Warga

Bupati Pamekasan Pantau Langsung Seadaya Jalan Masyarakat Pamekasan

PAMEKASAN,BERITAKATA.id- Perbaikan infrastruktur tingkat desa terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Pamekasan dengan melibatkan peran aktif masyarakat. Melalui dukungan bantuan aspal, Pemkab mendorong warga mempercepat perbaikan jalan lingkungan secara swadaya agar akses masyarakat semakin mudah dan nyaman, Jumat (29/5/2026).

Bantuan tersebut merupakan bagian dari 250 drum aspal yang diterima Pemkab Pamekasan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Hingga saat ini, sebanyak 160 drum di antaranya telah disalurkan kepada masyarakat di sejumlah wilayah.

Bupati Pamekasan Kholilurrahman mengatakan, program tersebut bukan sekadar pemberian material pembangunan, melainkan bentuk dukungan pemerintah terhadap semangat masyarakat yang ingin memperbaiki fasilitas umum di lingkungannya.

“Dari 250 drum itu mayoritas sudah kita distribusikan, tinggal beberapa, sisanya,” kata Kholilurrahman.

Menurutnya, penyaluran bantuan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi wilayah serta kesiapan masyarakat dalam melaksanakan pembangunan jalan secara bersama-sama.

Ia menjelaskan, bantuan aspal tersebut bersifat stimulan. Artinya, pemerintah memberikan dukungan kepada masyarakat yang memiliki inisiatif dan semangat gotong royong dalam membangun infrastruktur lingkungan.

“Kalau masyarakat punya greget dan semangat tinggi untuk membangun jalan secara swadaya, ya kita bantu,” ujarnya.

Kholilurrahman menyebut, salah satu wilayah dengan penerima bantuan terbanyak berada di Kecamatan Pegantenan. Hal itu tidak terlepas dari tingginya partisipasi masyarakat dalam melakukan perbaikan jalan secara mandiri.

“Yang terbanyak memang wilayah Pegantenan,” katanya.

Ia menambahkan, bantuan aspal tersebut diarahkan untuk memperbaiki jalan desa maupun jalan di kawasan permukiman warga yang menjadi akses aktivitas sehari-hari masyarakat.

Menurut dia, pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat agar manfaatnya bisa lebih cepat dirasakan.

Pemkab Pamekasan berharap pola kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat tersebut dapat terus berkembang, sehingga perbaikan infrastruktur di tingkat lingkungan dapat berjalan lebih luas sekaligus memperkuat budaya gotong royong di tengah masyarakat. ig/an

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *