KBIHU Safara Siap Berangkatkan 398 Calon Jemaah Haji 2026, Kepercayaan Masyarakat Semakin Meningkat

Direktur Utama KBIHU Safara H. Saiful mengedukasi ratusan calon jemaah haji di kantor bupati.

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – KBIHU Safara kembali menunjukkan eksistensinya sebagai mitra ibadah haji terpercaya.

Pada Minggu (12/4/2026), ratusan jemaah memenuhi Ruang Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo untuk mengikuti agenda tahunan Walimatus Safar atau selamatan pemberangkatan jemaah haji tahun 1447 H/2026 M.

Pembimbing Ibadah Haji KBIHU Safara H. Mahbub Junaidi.

Tingginya antusiasme masyarakat membuat KBIHU Safara harus menyewa ruangan besar milik Pemkab Probolinggo. Hal ini dikarenakan jumlah jemaah tahun ini melonjak drastis mencapai 398 orang.

“Alhamdulillah, tahun ini kami memberangkatkan 398 jemaah. Ini adalah bukti meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pelayanan Safara, baik saat pendampingan di Indonesia maupun selama di Tanah Suci,” ujar Pembimbing Ibadah Haji KBIHU Safara, H. Mahbub Junaidi.

Hingga saat ini, persiapan teknis keberangkatan telah mencapai 90%. KBIHU Safara tidak hanya fokus pada aspek regulasi, tetapi juga memberikan edukasi intensif terkait kesehatan fisik dan mental jemaah agar siap menghadapi perjalanan ibadah yang panjang.

Calon jemaah haji Supatmi bersiap berangkat haji tahun ini.

Melihat tren positif ini, KBIHU Safara memprediksi jumlah jemaah di tahun 2027 akan jauh lebih besar. Komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan bimbingan ibadah yang sesuai syariat tetap menjadi prioritas utama demi mewujudkan haji yang mabrur bagi seluruh jemaah.

Kisah Inspiratif Jemaah: Sabar Menanti, Pasrah Beribadah
Keyakinan jemaah terhadap pelayanan Safara terpancar dari wajah-wajah calon haji. Eko Murdiati (52), warga Sidomukti, Kraksaan, yang telah mengantre sejak 2012, mengaku tenang meski ada isu situasi global.

Para calon jemaah haji mengikuti walimatus safar dengan khidmat.

“Bismillah, saya pasrah dan percayakan semuanya lewat Safara,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Mulyawan (60), seorang petani asal Desa Bago, Besuk. Baginya, pendampingan Safara membuatnya mantap berangkat bersama sang anak setelah menanti belasan tahun.

Semangat luar biasa juga ditunjukkan Supatmi (80), jemaah lansia yang tetap energik. “Yang penting sehat. Saya sudah pasrahkan seluruh urusan ke KBIHU Safara,” tutur Supatmi yang berangkat didampingi cucu dan menantunya. ig/fa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *