PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Tokoh kawakan Golkar Kabupaten Probolinggo, Wahid Nurahman, menilai koalisi pemerintahan Gus Haris-Ra Fahmi yang kini bakal didukung PDIP dapat membawa stabilitas politik daerah.
“Koalisi gemuk bagus juga dalam pemerintahan dan berpotensi membawa stabilitas politik daerah,” kata Wahid saat dihubungi, Senin (29/12/2025).
Wahid mengatakan, awalnya pasangan Bupati Gus Haris dan Wabup Ra Fahmi sudah mendapat dukungan lebih dari 50 persen partai di Parlemen. Dengan bergabungnya PDIP, koalisi ini menjadi mayoritas dan menguasai parlemen.
Kekuatan koalisi seperti ini mirip koalisi yang dibangun Presiden Prabowo dan Wapres Gibran dengan membentuk KIM Plus.
Meski begitu, Wahid berharap PDIP Kabupaten Prooblinggo yang akan bergabung tidak melemahkan fungsi kontrol dan check and balance dalam berdemokrasi.
“Harapannya tidak melemahkan fungsi kontrol dan check and balance dalam berdemokrasi,” pungkasnya.
Wahid merupakan mantan Ketua DPD Golkar Kabupaten Prooblinggo, yang kini menjabat fungsionaris Golkar Jatim. Dia pernah menjabat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo dan sekarang masuk periode kelima sebagai anggota dewan.
Diberitakan, DPC PDIP Kabupaten Probolinggo sebelumnya meluncurkan Deklarasi Komitmen Kerja Partai dengan tujuh program unggulan 7P, yaitu Pancasila Hidup, Politik Bersih dan Berdaulat, Perekonomian Rakyat Kuat, Pendidikan Berkeadilan, Pelayanan Kesehatan Rakyat, Pembangunan Merata dan Berkelanjutan, dan Pelestarian Budaya dan Kearifan Lokal.
“Program ini diwujudkan dalam jargon ‘Politik Kerakyatan Pembangunan Berkeadilan’,” kata Ketua DPC PDIP Probolinggo, H Khairul Anam.
Anam menyatakan bahwa PDIP siap bersinergi dengan Pemkab Probolinggo untuk mewujudkan pembangunan yang berpihak pada rakyat. Sinergi ini akan dijalankan dengan kritik konstruktif dan kemitraan strategis, dengan prioritas kepentingan rakyat. ig/fa












