Wartawan-Pemkot Probolinggo Galakkan Kampanye We Love Cities

Booth we love city disediakan untuk kampanye we love cities.

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id - Pemerintah Kota Probolinggo tengah mengkampanyekan agar warga mem-vote Kota Probolinggo sebagai kota yang dicintai lewat media sosial. Tak hanya warga, wartawan juga mendukung kampanye we love cities tersebut. 

Fathol Arifin, salah seorang wartawan media online di Kota Probolinggo, mengaku tiap hari mendukung Kota Probolinggo dengan melakukan vote dan mengunggah fotonya di media sosial dengan hastag #welovecities dan #weloveprobolinggo. 

"Kota Probolinggo memberikan kesan sendiri bagi saya. Layak jadi kota yang dicintai," ujar Fathol, Kamis (6/10/2822). 

Tim dari Diskominfo dan Bappeda Litbang juga tiap hari berjibaku mengajak masyarakat untuk memilih Kota Probolinggo lewat saluran elektronik. 

"Tiap hari kami keliling menemui warga. Agar Kota Probolinggo menjadi yang terbaik," kata Kasi Humas Diskominfo Famy DM. 

Meski masih di pertengahan jalan, dukungan untuk Kota Probolinggo dalam ajang We Love Cities yang digelar WWF memberikan angin segar. Ini setelah dua minggu mencari dukungan dari berbagai lini, akhirnya Kota Probolinggo masuk dalam 5 besar Se-Asia Pasifik dan 10 besar Se-dunia.

Top 5 di Asia Pacific adalah Balikpapan, Davao, Dipolog, Probolinggo, Jakarta. Sedangkan 10 besar se-dunia adalah Balikpapan, Davao, Gaziantep, Jakarta, Jesus Maria, Loja, Probolinggo, Providencia, Renca dan San Isidro (Lima).

Capaian ini merupakan hal yang luar biasa, mengingat We Love Cities diikuti 72 kota dari 31 negara di dunia. Yang mengesankan, tiga kota di Indonesia di yakni Probolinggo, Balikpapan dan DKI Jakarta masuk dalam kampanye persabahatan ini masuk dalam 5 besar. Kampanye WLC dimulai sejak 19 September lalu.

Masa pemberian dukungan bagi masyarakat untuk Probolinggo masih tersisa hingga 31 Oktober nanti. Kepala Bappeda Litbang Tartib Goenawan yang sekaligus Ketua Pokja Kampanye WLC Kota Probolinggo menyatakan, bentuk dukungan warga kota probolinggo menunjukan bahwa ada keterikatan emosional antara warga dengan kotanya. Keterikatan emosi inilah yang menjadikan mereka merasa memiliki dan mencintai kota ini.

“Sebagai bentuk rasa memiliki dan mencintai tentunya akan memberikan masukan-masukan untuk kebaikan kota ini sekaligus mempromosikan bersama untuk kemajuan kota ini di masa depan.  Yaitu mewujudkan Kota Probolinggo yang lebih lestari, lebih nyaman, lebih ramah untuk ditinggali dan tentunya ini menjadi bukti bahwa warga kota sangat respek dan peduli kepada kotanya,” ujar Tartib. ig/fa

1333

© . All Rights Reserved. Powered by beritakata.id