Proyek PRIM Probolinggo Jadi Pilot Project Provinsi Lain

Jalan PRIM di Kabupaten Probolinggo

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id - Kepala Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo Hengki CS menjadi narasumber terkait keberhasilan proyek PRIM Kabupaten Probolinggo, di Bali, belum lama ini.

Hengki didapuk menjadi pembicara di hadapan para Kepala Dinas PUPR dan Kepala BPPKAD dari sejumlah Pemda dari Pemprov Bali, Sulsel dan provinsi lain.

"Pelaksanaan PRIM di Kabupaten Probolinggo dijadikan pilot project PRIM di provinsi lain," kata Hengki, Kamis (13/7/2023).

Dalam forum itu, Hengki membagikan pengalaman menyelesaikan proyek PRIM yang mendukung objek wisata nasional, sekaligus membantu aktivitas masyarakat sehari-hari.

Diketahui, Konselor Kedutaan Besar (Kedubes) Australia untuk tata kelola infrastruktur dan ekonomi, Sam Porter, meresmikan proyek Provincial Road Improvement Maintenance (PRIM) Lumbang–Sukapura, di Seruni Point, Jumat (3/2/2023).

Porter menjelaskan, proyek PRIM ini untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan destinasi wisata. Serta memberikan akses jalan untuk semua gender, perempuan, anak, serta disabilitas.

"Program PRIM bentuk nyata kerja sama antara Australia dengan Indonesia yang sudah berjalan dengan baik," ujar Porter.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo menyelesaikan proyek jalan Provincial Road Improvement dan Maintenance (PRIM) dengan bagus, untuk menopang pariwisata dan kehidupan warga.

Proyek ini digarap 2019-2022.

Menurut Hengki, dulu jalur ke arah Bromo rusak berat. Dinas PUPR kemudian dipercaya menggarap proyek jalan PRIM tersebut. Dananya 60 % dari Pemkab Probolinggo, 40% dari Australia.

Pemkab Probolinggo awalnya mendanai 100 % proyek tersebut. Setelah pekerjaan selesai dan dinilai bagus, maka pihak Australia mengganti sebesar 40 %.

Mulai tahun 2019, 2020, dan 2021, Australia selalu melakukan reimburse atau mengganti dana 40 %. Itu artinya penggarapan jalan PRIM dinilai berhasil.

“Sehingga proyek PRIM Kabupaten Probolinggo menjadi percontohan KIAT (Kemitraan Indonesia Australia untuk Infrastruktur),” ujar Hengki.

Hengki menegaskan jalan PRIM memberikan manfaat bagi masyarakat. Jalan PRIM menunjang Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) TNBTS. Jalan PRIM tersebut dilintasi warga dari Kecamatan Tongas menuju Bromo.

Tidak hanya menunjang pariwisata melalui KSPN TNBTS, sepanjang jalan PRIM juga menopang aktivitas masyarakat seperti pertanian, perdagangan, pendidikan, perkebunan. Termasuk kesehatan, yang juga dilalui masyarakat menuju puskesmas dan puskesmas pembantu.

Hengki memperinci, jalan PRIM memiliki lebar 4,5 meter, bahu jalan kanan dan kiri masing-masing satu meter. Total lebar jalan 6,5, meter.

Rute jalur PRIM Sukapura-Ngadisari 13,170 kilo meter (KM), Tongas – Lumbang 13 KM,

Lumbang – Lambang Kuning 3,340 KM,

Sukapura – Lambang Kuning 2,860 KM,

Ngadisari – Lautan Pasir 3,941 KM,

Ngadisari – Cemoro Lawang 1.610 KM,

Lumbang – Madakaripura 7,690 KM,

Lambang Kuning – Sapih 11,200 KM,

Sapih – Puncaksari 6,6 KM,

Jl Ngadisari 2,64 KM.

Total panjang jalan PRIM 66, 051 KM baik PRIM 1 dan 2, yang membentang di Kecamatan Tongas, Lumbang dan Sukapura. Total dana proyek tersebut Rp 150 miliar. ig/fa

853

© . All Rights Reserved. Powered by beritakata.id