Komisi III Sidak ke RSUD Ar-Rozy Kota Probolinggo, Ini Hasilnya

Rombongan Komisi III Sidak ke Ar-Rozy.

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id - Komisi III DPRD Kota Probolinggo melakukan sidak ke RSUD Ar-Rozy setelah disebut pembangunannya sudah rampung, pada Rabu (26/4/2023). 

Ketua Komisi III Agus Riyanto mengatakan, banyak catatan dalam hasil pengerjaan pembangunan RSUD Ar-Rozy. 

"Proyek yang dinyatakan selesai 100 persen pada 21 Maret itu, hasilnya kurang bagus. Salah satu contohnya, pemasangan lantai teras gedung tidak lurus. Terkesan terburu-buru," kata Agus usai melakukan sidak ke RSUD Ar-Rozy. 

Karena itu, pihaknya minta agar rekanan pelaksana memperbaiki semua pekerjaan yang kurang rapi. Termasuk bagian yang rusak, harus diperbaiki juga. Dan Dinas PUPR-Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Kota Probolinggo harus memastikan perbaikan itu dilaksanakan sebelum gedung itu diserahkan ke pemkot. 

Saat sidak, rombongan Komisi III mendapati sejumlah pekerjaan yang dinilai amburadul. Bahkan, beberapa pekerjaan tidak rapi dan terkesan terburu-buru.

Begitu masuk ke lantai pertama, mereka langsung dibuat geram.
Mereka melihat pemasangan lantai teras gedung tidak rapi. Keramik warna abu-abu itu dipasang tidak simestris dan tidak lurus. 

Alhasil, lantai terlihat tidak lurus dan bergelombang.

Tidak hanya itu. Komisi III juga mendapati gipsum plafon yang ambrol. Lantai yang dipasang pun ada yang ambrol saat terkena benturan sepatu salah satu anggota Komisi 3.

Robit Riyanto, anggota Komisi III DPRD Kota Probolinggo pun menyayangkan hasil pengerjaan RSUD Ar-Rozy. Karena terlihat sangat jelas, hasil pekerjaannya tidak rapi.

Robit pun menilai rekanan yang mengerjakan pembangunan gedung ini kurang profesional. Sebab, gedung utama yang harusnya menjadi penilaian saja dikerjakan dengan tidak rapi.

“Sangat kurang bagus pekerjaannya. Terutama lantai. Kesannya pokok asal pasang saja,” terangnya.

Kepala Dinas PUPR Perkim Setiorini Sayekti menyebut proyek tersebut masih dalam masa perawatan pemborong. 

"Selama setahun ke depan pembangunan rumah sakit masih dalam tanggung jawab perawatan pihak rekanan," ujar Setiorini. ig/fa

829

© . All Rights Reserved. Powered by beritakata.id