Gelar SHM, Dispersip Dukung Program dan Pengembangan Perpusdes

SHM digelar di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Untuk mengembangkan literasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Probolinggo melaksanakan Stakeholder Meeting (SHM) dalam rangka mendukung program dan pengembangan perpustakaan desa, Kamis (8/12/2022) di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo.

Sebanyak 50 orang peserta yang hadir pada pertemuan atau Stakeholder Meeting (SHM) dalam mendukung program dan pengembangan perpustakaan yang ada di desa akan diberikan bimbingan dan pengetahuan oleh narasumber Agus Subiyanto selaku Pengelola Perpustakaan Desa Andung Biru Kecamatan Tiris yang dimoderatori Hesthiyono Suko Adi selaku Pustakawan Dispersip Kabupaten Probolinggo

Capaian program perpustakaan Desa yang melibatkan masyarakat dengan jumlah 43 kegiatan dan masyarakat yang terlibat sebanyak 322 orang dengan jenis kegiatan diantaranya berupa pelatihan komputer, kelas membaca, kursus bahasa Inggris dan Matematika, pelatihan memasak dan sebagainya lainnya dilakukan oleh perpustakaan desa replikasi baik di tingkat kabupaten maupun desa.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto menjelaskan penyelenggaraan kegiatan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial merupakan bagian dari program prioritas nasional dengan tujuan untuk memperkuat peran perpustakaan umum dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul melalui peningkatan kemampuan literasi untuk mewujudkan Indonesia maju.

“Definisi dari perpustakaan berbasis inklusi sosial merupakan perpustakaan yang dapat memfasilitasi masyarakat untuk mengembangkan potensinya dengan melihat keragaman budaya, kemauan untuk menerima perubahan serta menawarkan kesempatan dalam berusaha, melindungi dan memperjuangkan budaya dan hak asasi manusia. Tujuan umum program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial agar tercapainya masyarakat sejahtera,” katanya.

Sementara Plt Kepala Dispersip Kabupaten Probolinggo Yulius Christian menambahkan SHM ini dilakukan untuk membangun kesadaran bersama akan pentingnya pengembangan perpustakaan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan kesejahteraan bersama.

“Membangun dukungan dan komitmen dari stakeholder dalam pengembangan perpustakaan di Kabupaten Probolinggo yang berbasis inklusi sosial semakin maju dan berkembang serta dapat menambah jumlah perpustakaan berbasis inklusi sosial di Kabupaten Probolinggo,” katanya. ig/fat

1142

© . All Rights Reserved. Powered by beritakata.id