FPK Jawa Timur Kunjungi FPK Kabupaten Probolinggo, Bawa Pesan Penguatan Kerukunan

Kunjungan FPK Jawa Timur ke Kabupaten Probolinggo. Diterima Pj Sekda Heri Sulistyanto dan pengurus FPK Kabupaten Probolinggo di pendopo.

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id - Pengurus Forum Pembauran Kebangsaan atau FPK Jawa Timur berkunjung ke FPK Kabupaten Probolinggo. 

Kunjungan tersebut diterima Pj Sekda Heri Sulistyanto, Ketua FPK Kabupaten Probolinggo Supoyo, dan para pengurus FPK di pendopo, Selasa (17/10/2023). 

Ketua FPK Jawa Timur Yousri Nur Raja Agam yang didampingi para pengurus FPK dan Bakesbangpol Jatim mengatakan, pihaknya melakukan monitoring dan evaluasi (monev) untuk mengetahui aktivitas dan kegiatan FPK Kabupaten Probolinggo. 

"Kami melakukan monev terhadap FPK se-Jatim. Ingin mengetahui aktivitas dan menyerap aspirasi FPK di daerah. Kami juga sekaligus mengundang FPK Kabupaten Probolinggo untuk menghadiri rakerda FPK Jatim," kata Yousri. 

Yousri berpesan, FPK harus punya peran menghadapi pemilu 2024, terutama mencegah perpecahan antar suku bangsa. Suku dan etnis harus hidup rukun dan berdampingan dengan upaya-upaya penguatan dan sosialisasi kebangsaan. 

FPK yang dibentuk berdasarkan peraturan Mendagri bukan ormas biasa, sehingga kegiatannya berkaitan dengan pemerintah. 

Dikatakan Yousri, FPK dibentuk bukan berdasarkan Undang-undang Ormas. Akan tetapi FPK dibentuk berdasarkan Permendagri Nomor 34 tahun 2006 dan Pergub masing-masing daerah. 

Adapun Pj Sekda Heri Sulistyanto mengingatkan bahwa FPK berperan menjaga kesatuan dan persatuan bangsa. 

Heri merasa prihatin atas terjadinya perpecahan yang pernah terjadi di daerah lain. Dari situ diharapkan FPK mencegah kejadian itu agar tidak terulang. 

Masih menurut Heri, negara lain yang tidak punya banyak suku, gampang terpecah belah. Sedangkan Indonesia yang memiliki ratusan suku, potensinya jauh lebih besar. Namun beruntung, gesekan antar suku bangsa masih bisa diminimalisir. 

"Dalam sejarah Kabupaten Probolinggo tidak pernah terjadi gesekan antar suku. Ini harus dipertahankan sampai kapanpun. Hubungan antarsuku terus berjalan dengan rukun dan baik. Suku di sini mayoritas suku Jawa, Madura, Tionghoa dan Arab," ujar Heri. 

Dalam paparannya, Supoyo menjelaskan bahwa aktifitas FPK selama ini membangun komunikasi dengan Pemda, dan memaksimalkan peran FPK dalam kegiatan Pemkab Probolinggo. 

"Kami terus menjalin komunikasi dengan Pemkab Probolinggo. Apalagi FPK dibentuk berdasarkan keputusan Mendagri, yang dieksekusi oleh Bakesbangpol daerah," jelas Supoyo. 

Supoyo melanjutkan kepengurusan FPK Kabupaten Probolinggo dikukuhkan pada Maret 2023 lalu oleh Wakil Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko, dan berdasarkan SK Wakil Bupati. 

Sejak dikukuhkan, sejumlah kegiatan sudah dilaksanakan, seperti menggelar rapat di kantor FPK yang berada di lantai 2 kantor Bakesbangpol, menggelar halal bihalal Idul Fitri 1444 H/2023 lalu, dan mengisi kegiatan memperkuat kebangsaan bersama Bakesbangpol di kecamatan. 

Para pengurus FPK kemudian memberikan aspirasi dan pandangan terkait penguatan kebangsaan dalam kunjungan FPK Jawa Timur tersebut. 

Di akhir acara dilakukan penyerahan cenderamata antara Pemkab Probolinggo dan FPK Jawa Timur. ig/fa

670

© . All Rights Reserved. Powered by beritakata.id