Benny Ajak Bumikan Pancasila di Dunia Digital, Begini Caranya

Benny membekali ratusan JPM membumikan Pancasila di dunia digital.

SURABAYA, beritakata.id - Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia Antonius Benny Susetyo mengajak Jejaring Panca Mandala (JPM) se-Jawa Timur, membumikan Pancasila di dunia digital. 

"Sudah saatnya kita membumikan Pancasila lewat literasi digital. Media sosial kerap memunculkan isu negatif. Maka, kita buat konten-konten positif," kata Benny saat memberikan materi Literasi Digital Pancasila Melalui Teknologi Informasi dan Komunikasi, di hadapan 190 JPM 38 daerah se-Jatim di Surabaya, Selasa (26/7/2022). 

Benny menjelaskan, membumikan Pancasila di dunia digital bisa dengan bahasa sederhana dan gaul. 

Bisa dibuat lomba konten kebersihan desa. Makanan khas daerah juga bisa diangkat untuk mengenalkannnya kepada khalayak, sekaligus memperkuat ketahanan pangan. 

Tahlilan yang menjadi budaya masyarakat juga bagian dari aktualisasi Pancasila. Itu juga kegiatan positif. 

"Coba tahlilan masukkan media sosial TikTok, pasti menarik. Tahlilan mengajarkan hidup berbagi. Saya sering ikut tahlilan, dapat juga berkat, yaitu dapat hidangan," ujar Benny. 

Media sosial, lanjut Benny, sejauh ini masih dipenuhi konten negatif. Maka harus dilawan dengan hal positif dan nilai-nilai Pancasila. 

"Lawan tembok atau arogansi dengan bunga atau kebaikan," tegas Benny. 

Di sisi lain, media digital perlu kecepatan tapi kadang berita favorit yang sensasional justru berita seperti kekerasan dan seksualitas mendapatkan rating atau viewer tinggi. Padahal manusia yang melukai manusia, berarti tidak paham Pancasila, khususnya sila kesatu Ketuhanan yang Maha Esa. 

"Tantangan kita memproduksi konten orisinil, yaitu konten sederhana dan mempengaruhi publik. Pengaruhi publik dengan konten kreatif yang mempengaruhi ruang publik," tutur Benny. 

Benny mengingatkan, dulu Pers Pancasila diangkat oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), pemberitaannya obyektif dan tidak meresahkan masyarakat. Menjaga betul pemberitaan, tidak membesarkan kasus kasus SARA. 

Diketahui, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menggembleng JPM 38 daerah se-Jatim di Surabaya, 25-28 Juli 2022.  Tiap JPM terdiri dari lima unsur, yaitu media, pengusaha, tokoh masyarakat, birokrat dan organisasi kemasyarakatan. JPM adalah mitra BPIP yang dibentuk Bakesbangpol di tiap daerah.af

1351

© . All Rights Reserved. Powered by beritakata.id