Anggaran Perbaikan Jalan Rp 57 M, Padahal Butuh Rp 740 M

Jalan rusak di Kecamatan Tongas. Foto kiriman warga.

PROBOLINGGOBERITAKATA.id - Sekda Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto menegaskan, anggaran perbaikan jalan dibutuhkan Rp 740 miliar, namun Pemkab  hanya mendapatkan Rp 57 miliar tahun 2023. 

"Butuh Rp 740 miliar, yang ada Rp 57 miliar. Meski begitu kami cicil untuk perbaikan jalan tahun ini. Tahun depan anggaran perbaikan jalan kami akan tambah dengan mencoret kegiatan pemkab yang tidak masuk prioritas," ujar Ugas Selasa (2/5/2023). 

Ugas yang merupakan Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menyebut, tahun ini pihaknya menjalankan anggaran yang sudah disusun pada tahun lalu. 

"Kami cicil dari sekarang untuk menggenjot perbaikan jalan," jelas Ugas yang dilantik menjadi Sekda pada 2 Februari 2023. 

Kepala Dinas PUPR Hengki Cahjo Saputra mengatakan, Kabupaten Probolinggo memiliki 187 ruas jalan dengan total panjang jalan kabupaten + 785,819 km. 

Dari jumlah ruas dan panjang jalan tersebut, prosentase eksisting kondisi mantap sebesar 77,33% atau 607.682 km dan selebihnya kondisi tidak mantap atau kondisi jalan rusak sedang hingga berat sebesar 22,67% atau 178.137 km.

Menyikapi banyaknya jalan rusak sedang hingga berat tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mulai mencicil melakukan perbaikan jalan rusak sesuai dengan kemampuan keuangan yang ada.

“Untuk perbaikan jalan rusak sebetulnya sudah berjalan. Kalau melihat kondisi kerusakan jalan memang sangat luar biasa. Oleh karena itu kita mulai mencicil melakukan perbaikan secara bergantian,” jelas Hengki. 

Menurut Hengki, sebetulnya sudah ada rencana perbaikan terhadap jalan-jalan yang rusak di Kabupaten Probolinggo. Tetapi saat ini perbaikannya menunggu giliran saja. 

"Kalau harus jalan semuanya tentunya terbatas dengan sarana prasarana yang ada. Namun demikian, sebetulnya sudah maksimal dengan anggaran yang sangat terbatas," kata Hengki. 

Hengki meminta support dan dukungan kepada masyarakat. 

Dengan kelas jalan yang ada selama ini salah satu kerusakan itu karena over kapasitas dari kendaraan truk yang lewat. 

Pihaknya masih menjumpai kendaraan-kendaraan yang double gardan masuk ke jalan-jalan kelas 3 yang kemampuannya sebetulnya hanya 8 ton. ig/fa

908

© . All Rights Reserved. Powered by beritakata.id